Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TINGKAT KEPARAHAN RETINOPATI DIABETIKA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH D. I. YOGYAKARTA

ANTHONY, dr. Muhammad Bayu Sasongko, Sp.M, M.Epid., Ph.D ; dr. Firman Setya Wardhana, Sp.M(K), M.Kes

2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Diabetes Mellitus adalah sekelompok penyakit metabolisme yang dicirikan dengan kondisi gula darah tinggi yang dapat disebabkan karena kerusakan pada sekresi insulin, fungsi insulin, atau keduanya. Retinopati diabetika merupakan suatu komplikasi dari diabetes yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang merusak retina. Kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan jika tidak didiagnosis dan tidak diobati sesegera mungkin. IMT merupakan salah satu faktor kejadian Diabetes Mellitus. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat keparahan retinopati diabetika pada penderita diabetes mellitus di wilayah D. I. Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sebanyak 471 data subjek dikumpulkan dari periode Maret 2018 - Maret 2020 berdasarkan kriteria inklusi berusia >= 30 tahun, dan menderita DM tipe 2. Data kemudian dianalisis dengan statistik menggunakan uji kruskal-wallis dan uji regresi ordinal. Hasil Penelitian: Hubungan antara IMT dengan tingkat keparahan RD tidak dapat disimpulkan namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara tingkat keparahan RD dengan IMT pasien yang beragam. Kesimpulan: Tidak dapat disimpulkan bahwa IMT berhubungan dengan tingkat keparahan RD.

Background: Diabetes Mellitus is a group of metabolic diseases characterized by high blood sugar conditions that can be caused by damage to insulin secretion, insulin function, or both. Diabetic retinopathy is a complication of diabetes caused by high blood sugar levels that damage the retina. This condition can lead to blindness if not diagnosed and treated as soon as possible. BMI is a factor in the incidence of Diabetes Mellitus. Objective: To determine the relationship between body mass index and the severity of Diabetic Retinopathy in people with Diabetes Mellitus in the D. I. Yogyakarta region. Method: This study used a cross-sectional design. A total of 471 subject data were collected from March 2018 - March 2020 based on inclusion criteria aged >= 30 years and suffering from type 2 diabetes. The data were then analyzed statistically using the Kruskal-Wallis test and ordinal regression test. Results: The relationship between BMI and RD severity was inconclusive, but there was no statistically significant difference between RD severity and BMI of various patients. Conclusion: It cannot be concluded that BMI is related to the severity of RD.

Kata Kunci : Retinopati Diabetika, Diabetes Mellitus, Indeks Massa Tubuh, Body Mass Index, Diabetic Retinopathy

  1. S1-2021-412269-abstract.pdf  
  2. S1-2021-412269-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412269-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412269-title.pdf