Laporkan Masalah

ESTIMASI KORELASI GENETIK TINGGI PUNDAK DENGAN BERAT BADAN PADA UMUR SAPIH DAN UMUR SETAHUN SAPI BALI DI BALAI PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL DAN HIJAUAN PAKAN TERNAK BALI

LISTA CAHYAWATI, Prof. Dr. Ir. Sumadi, MS., IPU ; Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU

2021 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi korelasi genetik antara tinggi pundak sapih dengan berat sapih dan tinggi pundak setahun dengan berat setahun sapi Bali di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Bali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Febuari 2021 dengan menggunakan catatan data selama 3 tahun terakhir yaitu sejak tahun 2018 sampai 2020 di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Bali. Data yang diambil berupa silsilah pedet sapi Bali yang berasal dari sejumlah pejantan dan betina sapi Bali, yang meliputi catatan berat lahir, berat sapih, berat setahun, tinggi pundak sapih dan tinggi pundak setahun. Data pendukung lain meliputi data tanggal lahir, data tanggal sapih dan data tanggal pengukuran setahun. Data yang didapatkan kemudian distandarisasi dan dihitung dengan metode estimasi korelasi genetik berdasarkan hubungan saudara tiri sebapak dengan metode statistik one way analysis of co variance. Standarisasi data dilakukan berdasarkan faktor koreksi jenis kelamin dan umur induk. Perhitungan estimasi nilai korelasi genetik antara tinggi pundak sapih dengan berat sapih Sapi Bali sebesar 0,74 + 0,24 termasuk katagori positif tinggi dengan jumlah pejantan sebanyak 11 ekor dan jumlah keturunan 303 ekor. Perhitungan estimasi nilai korelasi genetik antara tinggi pundak setahun dengan berat setahun sapi Bali sebesar 0,64 + 0,36 termasuk katagori positif tinggi dengan jumlah pejantan sebanyak 11 ekor dan jumlah keturunan 226 ekor. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perhitungan estimasi korelasi genetik tinggi pundak sapih dengan berat sapih sapi Bali dan korelasi genetik antara tinggi pundak setahun dengan berat setahun sapi Bali termasuk dalam katagori tinggi.

The research aims to estimate genetic correlation between weaning shoulder height with weaning weight and yearling shoulder height with yearling weight of Bali cattle at Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Bali. The research was conducted in February 2021 that use the data record for the last 3 years from 2018 to 2020 at Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Bali. Data collected were pedigree of Bali cattle from sires and dams Bali cattle such as birth weight, weaning weight, yearling weight, weaning shoulder height and yearling shoulder height records. The secondary data such as date of birth, date of weaning and date of yearling. These data was standardized and calculated with sex correction factor and parent age correction factor. Estimation of genetic correlation method was using the paternal half sib correlation with one way analysis of co variance. The result of genetic correlation between weaning shoulder height with weaning weight of Bali cattle were 0,74 + 0,24 which included the postive high categories using 11 head of sires with 303 of offspring. The result of genetic correlation between yearling shoulder weaning shoulder height with yearling weight of Bali cattle were 0,64+0,36 which included the positive high categories using 11 head of sires with 226 of offspring. It was conclused that estimate genetic correlation between weaning shoulder height with weaning weight and yearling shoulder height with yearling weight of Bali cattle which included th positive high.

Kata Kunci : Sapi Bali, Korelasi Genetik, Berat Sapih, Berat Setahun, Tinggi Pundak

  1. S1_2021_413053_abstract.pdf  
  2. S1_2021_413053_bibliography.pdf  
  3. S1_2021_413053_tableofcontent.pdf  
  4. S1_2021_413053_title.pdf