Laporkan Masalah

Dampak Bantuan Pangan Non Tunai terhadap Pengeluaran Makanan dan Rumah Tangga di Pulau Jawa

ARDIAN YUDISTIRA, Dr. Duddy Roesmara Donna, S.E., M.Si

2021 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan melalui pemenuhan ketahanan pangan adalah program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT menerima bantuan sebesar Rp110.000,00 yang disalurkan ke masing-masing rekening bantuan pangan. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) digunakan sebagai alat penanda KPM dan berfungsi sebagai kupon elektronik sehingga pada saat pemanfaatan BPNT wajib dibawa oleh KPM. BPNT tidak dapat diambil tunai tetapi hanya dapat ditukarkan dengan beras atau telur sesuai kebutuhan di e-warong. Penyaluran BPNT mulai dilaksanakan pada tahun 2017 di 44 kabupaten/kota yang memiliki akses dan fasilitas memadai. Secara bertahap, BPNT diperluas ke seluruh kota dan kabupaten sesuai dengan kesiapan sarana dan prasarana penyaluran non tunai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemberian BPNT terhadap pengeluaran makanan dan rumah tangga penerima bantuan dibandingkan dengan rumah tangga yang tidak menerima bantuan yang berada di Pulau Jawa dari tahun 2017 s.d. 2019. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pola pilihan pangan di antara penerima BPNT di berbagai wilayah provinsi yang berada di Pulau Jawa dari tahun 2017 s.d. 2019. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Susenas yang diselenggarakan oleh BPS. Penelitian ini menggunakan Susenas periode September 2018 dan 2019 karena adanya kesamaan dan kecukupan variabel untuk mendukung analisis. Alat analisis dalam penelitian menggunakan metode propensity score matching (PSM) untuk analisis dampak. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan pola pilihan pangan dalam hal ini beras dan telur dari rumah tangga penerima BPNT per provinsi di Pulau Jawa. Hasil analisis dampak BPNT menunjukkan bahwa program BPNT lebih bermanfaat dan tepat bagi kelompok rumah tangga yang berada di kondisi sosial ekonomi 25% paling rendah di daerah pelaksanaan. Pada kondisi tingkat sosial ekonomi rumah tangga yang lebih tinggi, rata-rata perbedaan outcome pengeluaran makanan dan pengeluaran rumah tangga antara rumah tangga yang menerima dan yang tidak menerima BPNT semakin kecil. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan kombinasi pemanfaatan BPNT yang berbeda di berbagai wilayah provinsi yang berada di Pulau Jawa. Hal ini menunjukkan bahwa BPNT memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk menentukan jumlah dan jenis pangan yang dibeli.

Since 2017, the Indonesian government has distributed non-cash food assistance to families with the lowest 25% socioeconomic conditions. This food aid program is known as BPNT. BPNT benefits restricted to the purchase of rice or eggs in e-warong. This study aims to evaluate the impact of BPNT on food and household spending between BPNT participants and non-participants in Java from 2017 to 2019. In addition, this study also aims to determine the pattern of food choices among BPNT recipients in various provinces in Java from 2017 to 2019. Using National Socio-Economic Survey (Susenas) data for the period September 2018 and 2019, we estimated impacts for food and household spending for BPNT participants and nonparticipants. Compared to nonparticipants with the same characteristics using propensity score, participants with the lowest 25% socioeconomic conditions had higher food and household spending. At a higher level of household socioeconomic conditions, the average difference in the outcome of spending on food and household for participants and non-participants of BPNT was getting smaller. In addition, this study shows a combination of different uses of BPNT in various provinces in Java. Therefore, BPNT offers control for beneficiaries to determine the amount and type of food purchased.

Kata Kunci : Bantuan Pangan, Bantuan Pangan Non Tunai, Evaluasi Dampak, Keluarga Penerima Manfaat, Pengeluaran Makanan, Pencocokan, Pengeluaran Rumah Tangga, Pola Pilihan Pangan, Skor Kecenderungan, Survei Sosial Ekonomi Nasional, Beneficiary Families (KPM), BPNT, Foo

  1. S2-2021-447445-abstract.pdf  
  2. S2-2021-447445-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-447445-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-447445-title.pdf