Pengaruh Penggunaan Sabun Antiseptik Yang Mengandung Thymol Terhadap Derajat Keasaman Kulit
YOHANES ARUNA KERTIYASA, dr. Devi Artami Susetiati, M. Sc., Sp.KK(K) ; dr. Dyah Ayu Mira Oktarina, Ph.D, Sp.KK
2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLatar Belakang: Studi terkini mengemukakan banyak patofisiologi ketidakseimbangan derajat keasaman kulit di mana jika terlalu basa maka kulit akan terlihat bersisik, berwarna merah, dan akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi peradangan kulit seperti dermatitis atopik. Penggunaan bahan-bahan antiseptik terdapat dalam produk-produk perawatan tubuh sehari-hari seperti sabun, pembersih wajah, dan lain-lain dapat mempengaruhi nilai derajat keasaman kulit. Fenomena ini memunculkan dugaan bahwa pencucian kulit dengan bahan-bahan yang mengandung antiseptik dapat mengakibatkan ketidakseimbangan nilai derajat keasaman kulit. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penggunaan sabun antiseptik yang mengandung thymol terhadap perubahan derajat keasaman kulit. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental yang melibatkan subjek perempuan berusia 20 - 40 tahun yang akan diukur derajat keasaman kulit sebelum dan sesudah menggunakan sabun antiseptik yang mengandung thymol selama 2 minggu. Hasil kemudian dianalisis dengan uji statistik untuk membandingkan derajat keasaman kulit sebelum dan sesudah menggunakan sabun antiseptik yang mengandung thymol. Hasil: Rata-rata derajat keasaman sebelum dan sesudah penggunaan sabun antiseptik yang mengandung thymol yaitu 6,52 + 1,15 dan 6,35 + 0,23. Terdapat perbedaan hasil derajat keasaman kulit secara signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan sabun antiseptik yang mengandung thymol (p=0,03). Namun, terjadi penurunan derajat keasaman kulit sebelum dan sesudah penggunaan sabun antiseptik yang mengandung thymol. Kesimpulan: Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan sabun antiseptik yang mengandung thymol tidak menaikkan derajat keasaman kulit.
Background: Recent studies reveal many pathophysiology of skin acidity imbalance in which if it is too alkaline, the skin will appear scaly, red in color, and will increase the likelihood of skin damage such as atopic dermatitis. The use of antiseptic ingredients found in daily body care products such as soaps, facial cleansers, etc. can affect the acidity value of the skin. This phenomenon is known by speculation that washing the skin with ingredients containing antiseptics can cause an imbalance in the acidity value of the skin. Objective: To determine the effect of using antiseptic soap which contain thymol on changes in skin acidity. Method: This study is a quasi-experiment study involving female subjects aged 20-40 years who will be measured the acidity of skin before and after using antiseptic soap which contain thymol for 2 weeks. The results then analyzed by statistical tests to compare the acidity of skin before and after using antiseptic soap which contain thymol. Result: The average acidity before and after using antiseptic soap which contain thymol was 6.52 + 1.15 and 6.35 + 0.23. There was a significant difference in skin acidity results between before and after using antiseptic soap which contain thymol (p = 0.03). However, there is a decrease in acidity of skin before and after using antiseptic soap which contain thymol. Conclusion: From this study, it was concluded that the use of antiseptic soap which contain thymol did not increase the degree of skin acidity.
Kata Kunci : Sabun antiseptik, derajat keasaman kulit