Laporkan Masalah

Analisis Persebaran Malnutrisi Pada Balita Menggunakan Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Kulon Progo

AFIFAH NIDA UMMI F., Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H

2021 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Latar Belakang: Secara global, satu dari tiga balita tidak tumbuh dengan baik karena mengalami malnutrisi baik stunting, wasting, maupun overweight. Kulon Progo merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang memiliki kasus balita underweight dan balita stunting dengan prevalensi tinggi. Tujuan: Menganalisis persebaran malnutrisi pada balita menggunakan sistem informasi geografis di Kabupaten Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik total sampling sejumlah 2.244 data balita berat badan rendah, 2.712 data balita pendek, 995 data balita kurus, dan 917 data balita berat badan berlebih. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis spasial dengan QGIS Desktop 3.10. Hasil: Balita berat badan kurang dengan prevalensi lebih dari sama dengan 10% ditemukan di 47 desa. Balita pendek dengan prevalensi lebih dari sama dengan 20% ditemukan di 13 desa. Balita wasting dengan prevalensi lebih dari sama dengan 5% ditemukan di 32 desa. Balita overweight dengan prevalensi lebih dari sama dengan 5% ditemukan di 34 desa. Masalah gizi akut tersebar di daerah selatan, sedangkan masalah gizi kronis tersebar di daerah utara. Balita laki-laki lebih berisiko mengalami malnutrisi. Buffer masalah gizi dengan puskesmas banyak ditemukan pada radius 3.000 m2. Kesimpulan: Persebaran malnutrisi di Kulon Progo memiliki pola yang berbeda tergantung pada jenis malnutrisinya. Balita laki-laki lebih berisiko mengalami malnutrisi. Daerah masalah gizi banyak ditemukan pada radius 3.000 m2 dari puskesmas. Sebaiknya pemegang program pemantauan gizi memaksimalkan penggunaan SIG dalam melakukan intervensi gizi di Kulon Progo. Kata Kunci: analisis spasial, malnutrisi, persebaran, sistem informasi geografis

Background: Globally, one in three children under five does not grow well due to malnutrition, both stunting, wasting, and overweight. Kulon Progo is one of the regencies in Indonesia which has a high prevalence of underweight and stunting. Objective: To analyze malnutrition distribution of children under five years using geographic information system in Kulon Progo Regency. Methods: This research used a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach. The samples used were collected by total sampling that comprised 2,244 data of underweighted children, 2,712 data of stunted children, 995 data of wasted children, and 917 data of overweighted children. Data collection techniques were carried out using documentation studies. Data analysis used univariate analysis and spatial analysis with QGIS Dekstop 3.10. Results: Underweight children with prevalence is greater than or equal to 10% were found in 47 villages. Stunted children with prevalence is greater than or equal to 20% were found in 13 villages. Wasted children with prevalence is greater than or equal to 5% were found in 32 villages. Overweight children with prevalence is greater than or equal to 5% were found in 34 villages. Acute malnutrition is spread in the south, while chronic malnutrition is spread in the north. Boys are more at risk of malnutrition. Buffer of malnutrition with public health center are found in a radius of 3.000 m2. Conclusion: The distribution of malnutrition in Kulon Progo has a different pattern depending on the type of malnutrition. Boys are more at risk of malnutrition. Areas of malnutrition are found in a radius 3.000 m2 from public health center. The stakeholder should maximize the use of GIS in carrying out nutritional intervensions in Kulon Progo. Keywords: spatial analysis, malnutrition, distribution, geographic information system

Kata Kunci : Analisis Spasial, Malnutrisi, Persebaran, Sistem Informasi Geografis

  1. D3-2021-415706-abstract.pdf  
  2. D3-2021-415706-bibliography.pdf  
  3. D3-2021-415706-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2021-415706-title.pdf