PENGARUH KELAYAKAN SANITASI DALAM PENINGKATAN RESISTANSI KESEHATAN ANAK TERHADAP ANOMALI CURAH HUJAN
KHANSA FAIRUZ S., Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D.
2021 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMISalah satu risiko masalah terkait nutrisi pada siklus hidup balita adalah stunting. Penyebab dari kondisi gagal tumbuh anak ini bersifat multifaktorial, salah satunya adalah tingkat curah hujan yang berpengaruh melalui aspek lingkungan. Beberapa diskusi literatur telah mengulas pengaruh dari curah hujan, baik tingkat maupun variabilitasnya, terhadap kesehatan anak berikut faktor-faktor yang dapat mengantisipasi efeknya. Namun, belum terdapat studi yang menangkap peran dari sanitasi level komunitas dalam mengurangi dampak negatif dari anomali curah hujan terhadap kesehatan anak. Dengan menggunakan data Survei Aspek Kehidupan Rumah Tangga Indonesia gelombang 3, 4, dan 5, survei ini bertujuan untuk melihat peran sanitasi, baik pada level rumah tangga maupun komunitas, dalam mengurangi efek pengaruh anomali curah hujan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah OLS dan regresi logit. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sanitasi pada level komunitas berpengaruh dalam mengurangi efek pengaruh anomali curah hujan terhadap kesehatan anak yang diproksikan dengan menggunakan HAZ dan probabilitas anak tergolong stunted. Sebaliknya, tidak ditemukan adanya peran dari sanitasi pada level rumah tangga. Melalui analisis sensitivitas, temuan ini cukup konsisten untuk beberapa variasi model. Dengan demikian, kualitas sanitasi perlu menjadi perhatian lebih dalam perbaikan kesehatan anak karena sanitasi level komunitas tidak dapat dikontrol oleh rumah tangga.
Stunting becomes one of the risks of child nutritional problems. The cause of stunting varies in multi-dimensions. One of them is rainfall variability that affects the environmental aspect. Previous studies discussed the impact of rainfall intensity and anomaly on child health and anticipated factors. However, not enough evidence explains community sanitation's role in reducing rainfall anomaly's adverse effects on child health. Using the data from Indonesian Family Life Survey (IFLS) wave 3, 4, and 5, this study wants to examine the role of sanitation, both at the household and community level, in reducing the impact of rainfall anomaly on child health. We analyze the data by using OLS and logistic regression method. We found that sanitation at the community level reduces the effect of rainfall anomaly towards child health measured by HAZ and the probability of being stunted. On the other hand, we have no evidence explaining the role of sanitation at the household level. We also applied the sensitivity analysis and found that our result is consistent in several alternative specifications. Therefore, we have to consider more about sanitation quality in improving child health because the household can not control sanitation at the community level.
Kata Kunci : sanitasi, anomali curah hujan, kesehatan anak