Laporkan Masalah

Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Transformasi Ruang Publik di Kota Yogyakarta

NADIA DHIASYIFAA, Dr. Eng. Muhammad Sani Roychansyah, S.T., M. Eng.

2021 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Pandemi Covid-19 menyebabkan tatanan kehidupan masyarakat di dunia berubah, termasuk di Kota Yogyakarta. Seluruh kegiatan dibatasi dan dialihkan ke rumah untuk memutus rantai penularan Covid-19. Anjuran untuk berkegiatan di rumah memiliki pengaruh secara emosional yang dapat menimbulkan kejenuhan. Oleh karena itu, keberadaan ruang publik pada masa pandemi dibutuhkan oleh masyarakat dengan berbagai pertimbangan. Di satu sisi, ada kepentingan untuk mengatasi kejenuhan dan menghilangkan stres selama berkegiatan di rumah, tetapi di sisi lain adanya kepentingan untuk berhati-hati. Dua kepentingan yang bertolak belakang tersebut dapat mengakibatkan terjadinya transformasi ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pandemi Covid-19 terhadap transformasi ruang publik di Kota Yogyakarta dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi transformasi ruang publik di Kota Yogyakarta. Pengumpulan data penelitian ini melalui kuesioner dan observasi lapangan. Metode yang digunakan adalah mixed-methods dengan pendekatan deduktif melalui Analisis Wilcoxon Signed-Rank dan Analisis Faktor. Keberadaan ruang publik saat pandemi tidak sesuai dengan teori dan menjadi tidak ideal. Fungsi ruang publik sebagai sarana rekreasi masih sangat dibutuhkan, tetapi tidak dapat memberikan rasa nyaman, aman, dan senang bagi penggunanya. Ruang publik yang dimiliki oleh Kraton Yogyakarta mengalami transformasi fisik paling rendah dibandingkan dengan ruang publik yang secara penuh dimiliki oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Faktor-faktor yang memengaruhi transformasi ruang publik adalah perubahan sosial, perubahan politik, serta perubahan ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pandemi Covid-19 terhadap transformasi ruang publik di Kota Yogyakarta. Transformasi tersebut dapat dilihat dari kualitas, fungsi, serta fisik ruang publik. Kondisi tersebut menunjukkan adanya tantangan untuk mencipatakan ruang publik yang ideal pada saat pandemi dengan tetap mempertahankan kesehatan penggunanya.

The COVID-19 pandemic has caused the life order of people in the world to change, including in the city of Yogyakarta. All activities are limited and diverted to home to break the chain of transmission of COVID-19. Suggestions for activities at home have an emotional impact that can lead to burnout. Therefore, the existence of public space during a pandemic is needed by the community with various considerations. On the one hand, there is an interest in overcoming boredom and relieving stress during activities at home, but on the other hand, there is an interest in being careful. These two conflicting interests can result in a transformation of the public spaces. This study aims to analyze the effects of the COVID-19 pandemic on the transformation of public spaces in Yogyakarta City and identify the factors that affect the transformation of public spaces in Yogyakarta City. This research data collection through questionnaires and field observations. The method used is mixed-methods with a deductive approach through the analysis of the Wilcoxon Signed-Rank Test and Factor Analysis. The existence of public space during a pandemic is not by theory and is not ideal. The function of public space as a means of recreation is still very much needed, but it cannot provide a sense of comfort, safety, and pleasure for its users. The public space that is owned by the Kraton Yogyakarta undergoes the lowest physical transformation compared to the public space which is fully owned by the Yogyakarta City Government. The factors that affect the transformation of the public spaces are social changes, political changes, and economic changes. The results of this study indicate that the COVID-19 pandemic affects the transformation of public spaces in Yogyakarta City. This transformation can be seen in the quality, function, and physicality of the public spaces. This condition shows that there is a challenge to create an ideal public space during a pandemic while maintaining the health of its users.

Kata Kunci : Pengaruh Pandemi Covid-19, Transformasi Ruang Publik, Wilcoxon Signed-Rank, Analisis Faktor, Kota Yogyakarta

  1. S1-2021-410123-abstract.pdf  
  2. S1-2021-410123-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-410123-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-410123-title.pdf