Laporkan Masalah

Penerapan Inspanningsverbintenis dalam Tindakan Medis Bedah Umum terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen di Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten

ELANG NAROTAMA, Annisa Syaufika Yustisia Ridwan, S.H., M.H.

2021 | Skripsi | S1 HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai penerapan inspanningsverbintenis atau hubungan hukum berdasarkan ikhtiar, dalam tindakan medis bedah umum terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penulisan hukum ini menjelaskan mengenai perlindungan hak-hak pasien oleh UU Perlindungan Konsumen, serta bagaimana pelaksanaan UU Perlindungan Konsumen terhadap tindakan medis bedah umum di Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah normatif empiris. Metode penelitian normatif digunakan untuk mengomparasikan hak-hak pasien terhadap perlindungan yang diberikan oleh UU Perlindungan Konsumen, serta mengidentifikasi pengaturan-pengaturan dalam UU Perlindungan Konsumen terhadap tindakan medis bedah umum dalam lingkup pasien sebagai konsumen. Penelitian empiris dalam hal ini digunakan untuk mengetahui bagaimana implementasi perlindungan pasien dan UU Perlindungan Konsumen di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, beserta Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit, ketiganya saling melengkapi dalam memberikan perlindungan terhadap hak pasien namun belum dapat memberikan perlindungan secara menyeluruh dikarenakan masing-masing mengatur mengenai perikatan yang berbeda-beda; (2) Terdapat pengaturan-pengaturan dalam UU Pelrindungan Konsumen yang sulit untuk diimplementasikan dalam tindakan medis bedah umum, terutama mengenai hal yang mengatur mengenai jaminan, klausula baku, dan penyelesaian sengketa.

This research aims to determine and analyze the application of inspanningsverbintenis, in general surgical medical related to Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection. This research explains the protection of patient rights by the Consumer Protection Law, as well as how the Consumer Protection Law is implemented for general surgical medical procedures in Soeradji Tirtonegoro Klaten Hospital. The research method used in writing this law is empirical normative. Normative research methods are used to compare the rights of patients to the protection provided by the Consumer Protection Law, as well as to identify the provisions in the Consumer Protection Law on general surgical medical procedures in the scope of patients as consumers. Empirical research in this case is used to determine how the implementation of patient protection and the Consumer Protection Act in the field. Based on the results of the research, it shows that (1) Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, along with Law Number 29 of 2004 concerning Medical Practice and Law Number 44 of 2009 concerning Hospitals, the three complement each other in providing protection for patient rights but have not been able to provide comprehensive protection because each of them regulates a different engagement; (2) There are provisions in the Consumer Protection Law that are difficult to implement in general medical surgery, especially regarding matters that regulate guarantees, standard clauses, and dispute resolution.

Kata Kunci : Inspanningsverbintenis, Tindakan Medis Bedah Umum, UU Perlindungan Konsumen

  1. S1-2021-412117-abstract.pdf  
  2. S1-2021-412117-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412117-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412117-title.pdf