Laporkan Masalah

Laporan dari Gejayan: Dampak Ketimpangan Infrastruktur Digital terhadap Penggunaan Ruang Digital dalam Aksi Gejayan Memanggil 1&2

MOHAMAD HIKARI E, Arya Budi, S.I.P., MAPS.

2021 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Penulis mengidentifikasi bahwa Aliansi Rakyat Bergerak menggunakan perkembangan teknologi sebagai strategi dan medium untuk membangun keresahan dan menyebarkan informasi. Tantangan penggunaan teknologi yang berkorelasi dengan ketimpangan infrastruktur digital yang patut untuk penulis uraikan dan membingkainya dalam sebuah laporan ilmiah yang penulis temukan selama berada dalam Aliansi Rakyat Bergerak. Kepemilikian sumberdaya yang berkorelasi dengan infrastuktur digital dapat meliputi alat yang digunakan untuk mengakses, waktu, hingga kemampuan baca dan tulis. Penelitian ini menggunakan metode self-reflection dimana penulis merupakan bagian dari subyek penelitian. Metode ini mengakibatkan posisi subjek dan objek penelitian menjadi tidak ketat, dan bersifat "constitutive". Penulisan laporan ini berusaha untuk mengurai sebab dari minimnya partisipasi buruh dan tani untuk terhubung dengan struktur dunia digital yang menyebabkan kelompok tersebut tidak masuk dalam jaringan aktivisme digital yang digunakan oleh Aliansi Rakyat Bergerak.

The author identifies that Aliansi Rakyat Bergerak uses technological development as a strategy and medium for propaganda and disseminating information. The challenges of using technology that are correlated with inequality in digital infrastructure are appropriate for the author to describe and frame in a scientific report that the author found while in the Aliansi Rakyat Bergerak. Resources ownership that correlates with digital infrastructure can include the tools used for access, time, and reading and writing abilities. This study uses the self-reflection method in which the author is part of the research subject. This method causes the position of the subject and object of research to be less strict, and constitutive. The writing of this report seeks to unravel the reasons for the lack of participation of workers and peasants to connect with the structure of the digital world, which has prevented the group from being included in the digital activism network used by the Aliansi Rakyat Bergerak.

Kata Kunci : gerakan sosial, infrastruktur digital, aktivisme digital, Aliansi Rakyat Bergerak, #GejayanMemanggil


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.