Studi Literatur : Pengaruh Dosis Kafein dalam Pergerakan Gigi Secara Ortodonti
LUHUNG KIRANA C N, Dr. drg. Dyah Karunia, Sp. Ort (K).;Dr. drg. Niswati Fathmah Rosyida, M.DSc.
2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGIDasar dari perawatan ortodonti adalah remodeling tulang dan jaringan periodontal dengan aktivitas osteoklas dan osteoblas. Perawatan ortodonti menyebabkan pergerakan gigi dengan tujuan memperbaiki maloklusi. Dibutuhkan durasi yang lebih cepat dalam perawatan ortodonti sehingga berbagai penelitian dilakukan untuk mempercepat pergerakan gigi dalam perawatan ortodonti. Kafein berperan dalam remodeling tulang yaitu mempercepat terjadinya resorpsi dan aposisi tulang sehingga dapat mempercepat pergerakan gigi secara ortodonti. Pada studi literatur ini memakai 31 referensi yang diambil dari database Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar. Pencarian referensi dilakukan dengan menggunakan kata kunci. Jumlah keseluruhan referensi tersebut diambil setelah dilakukan skrining berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil studi literatur menunujukkan bahwa kafein dapat meningkatkan ekspresi RANKL, PGE2, NFATc1, acid phosphatase yang merupakan marker terbentuknya osteoklas sehingga meningkatkan resorpsi tulang. Kafein dapat meningkatkan ekspresi osteokalsin dan alkaline phosphatase yang merupakan marker terbentuknya osteoblas dan meningkatkan OPG yang memicu osteoblas terbentuk sehingga aposisi tulang mengalami peningkatan. Terjadinya peningkatan remodeling tulang setelah pemberian kafein yang ditandai dengan peningkatan resorpsi dan aposisi tulang akan meningkatkan pergerakan gigi secara ortodonti. Kesimpulan dari studi literatur ini adalah kafein dapat digunakan sebagai alternatif dalam mempercepat pergerakan gigi secara ortodonti dengan dosis 12-100 mg/kgBB atau setara dengan konsumsi kopi 1 cangkir per hari dan tidak lebih dari 0.5 mM karena dapat menyebabkan osteoblas mengalami apoptosis dengan mekanisme meningkatkan ekspresi RANKL, PGE2, NFATc1, acid phosphatase, osteokalsin, alkaline phosphatase, dan OPG yang dapat mempercepat terjadinya remodeling tulang.
Basic of the orthodontic treatment is bone remodelling and periodontal tissue with activity of osteoclast and osteoblast. Orthodontic treatment causes orthodontic tooth movement and the goal of orthodontic treatment is fixing malocclusion. It takes a faster duration of orthodontic treatment so that many researches be done for accelerate orthodontic tooth movement. Caffeine take the role in bone remodelling that is increasing bone resorption and apposition so it can accelerate orthodontic tooth movement. In this literature study, there are 31 references taken from Pubmed, Science Direct, and Google Scholar databases. References searched in the databes using keywords. The amount of refernces was taken after screening process based on inclusion and exclusion criteria. The result from this literature study is caffeine increase RANKL, PGE2, NFATc1, and acid phosphatase expression that are the marker of osteoclast formation so the bone resorption will be increased. Caffeine increase osteocalcin and alkaline phosphatase that are the marker of osteoblast and increase OPG that induce osteoblast formation so bone apotition will be increased. Enhancement of bone remodelling marked by enhancement of bone resorption and apposition will increase orthodontic tooth movement. The conclusion from this literature study is caffeine may be the alternative for accelerating orthodontic tooth movement in appropriate dose that is 12-100 mg/kgBB or as same as consumption of a cup of coffee in a day and no more than 0.5 mM because it will make osteoblast death with the mechanism is caffeine increase RANKL, PGE2, NFATc1, acid phosphatase, osteokalsin, alkaline phosphatase, and OPG that will accelerate bone remodelling.
Kata Kunci : kafein, pergerakan gigi ortodonti, remodeling tulang