Pengaruh Cara Pengemasan Ulang terhadap Recovery from Deformation Material Cetak Alginat
NATHANIA CHRISNOVITA M., Dr. drg. Dyah Irnawati, M.S.; Dr. drg. Siti Sunarintyas, M.Kes.
2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGIMaterial cetak digunakan untuk menghasilkan replikasi negatif dari jaringan rongga mulut. Alginat merupakan material cetak yang banyak digunakan. Salah satu sifat mekanis alginat adalah recovery from deformation (RFD). Pengemasan ulang alginat menggunakan kantong plastik dilakukan sebagai pengganti kemasan sekali pencetakan. Pengemasan dengan kantong plastik memungkinkan terjadinya kontaminasi kelembapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cara pengemasan ulang dalam kantong plastik yang ditutup menggunakan sealer plastik dan klip plastik terhadap RFD material cetak alginat. Bahan penelitian adalah material cetak alginat (Hygedent, Amerika Serikat) dan kantong plastik klip (PT Klip Plastik, Indonesia). Alginat kemasan besar dikemas ulang sebanyak 20 gram tiap kemasan dan ditutup dengan cara: menggunakan sealer plastik (K.I), menggunakan klip plastik (K.II), dan material cetak alginat yang tidak dikemas ulang (K.III) sebagai kelompok kontrol (n=5). Sampel disimpan dalam wadah plastik tertutup selama lima minggu di ruangan dengan suhu kamar (28±1) °C dan kelembapan 70±10 %. Sampel dimanipulasi menggunakan alginate mixer (Cavex, Belanda), kemudian diuji RFD. Data RFD diperoleh dalam persentase (%). Data dianalisis menggunakan ANAVA satu jalur (<0,05). Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata dan simpangan baku RFD material cetak alginat yaitu: 99,29±0,19% (K.I); 99,15±0,37% (K.II); dan 99,33±0,23% (K.III). Hasil uji ANAVA satu jalur menunjukkan cara pengemasan ulang tidak berpengaruh terhadap RFD material cetak alginat (p>0,05). Kesimpulan penelitian adalah cara pengemasan ulang menggunakan kantong plastik yang ditutup dengan sealer plastik dan klip plastik tidak berpengaruh terhadap RFD material cetak alginat.
Alginate impression material is used to produce negative replication of the oral cavity. Alginate is a favored impression material to use. One of the alginate's mechanical properties is recovery from deformation (RFD). Alginate is repackaged with plastic bags as a substitute for single impression packaging. Repackaging with plastic bags could induce moisture contamination. This study is to determine the effect of alginate repackaging in plastic bags sealed with plastic sealer and resealable clip on the RFD of alginate impression material. The materials used were alginate impression material (Hygedent, USA) and resealable plastic bags (PT Klip Plastik, Indonesia). Alginate was repackaged into 20 grams per packaging and was sealed: with plastic sealer (K.I), with resealable clip (K.II), and with no repackaging (K.III) as the control group (n=5). Samples were then stored in a closed plastic container for five weeks at room temperature (28±1) °C and 70±10 % humidity. Samples were manipulated using an alginate mixer (Cavex, Netherlands) then the RFD was tested. The data were presented in percentage (%). Data were analyzed using one-way ANOVA test (<0.05). The results were the mean and standard deviation of the RFD of alginate impression material: 99.29±0.19% (K.I); 99.15±0.37% (K.II); and 99.33±0.23% (K.III). The results of one-way ANOVA test showed that the method of alginate repackaging does not affect the RFD of alginate impression material (p>0.05). The conclusion is the method of alginate repackaging in plastic bags sealed with plastic sealer and resealable clip does not affect the RFD of alginate impression material.
Kata Kunci : Material cetak alginat, Recovery from deformation, Pengemasan ulang, Sealer plastik, Plastik klip