Pengaruh alat penyajian disposable terhadap sisa makanan pasien di ruang rawat inap RSUP. Dr. Kariadi Semarang
PAKPAHAN, Tiurma Heryawanti, dr. Endy Parjanto P., SpA(K).,MPH
2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang. Keberhasilan suatu penyelenggara makanan dikaitkan dengan sisa makanan pasien yang disajikan. Di beberapa rumah sakit di Indonesia, sisa makanan pasien di ruang rawat inap melebihi 25%. Terjadinya sisa makanan pasien di ruang rawat inap dapat disebabkan beberapa faktor antara lain mutu makanan dan mutu alat makan yang kurang. Di 10 calon rumah sakit panduan di Indonesia, hanya 32,7% menyatakan kelengkapan, kebersihan dan penampilan alat balk. Bahan dan Cara Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat penyajian terhadap sisa makanan pasien dan faktor lain. Jenis penelitian adalah Quasi Experiment dengan rancangan pre post test with control. Subjek penelitian terdiri dari 45 kelompok perlakuan dan 45 kelompok pembanding yang dirawat di kelas I dan II instalasi rawat inap D RSUP Dr. Kariadi. Faktor yang diteliti adalah alat penyajian makanan Disposable. Data diolah secara deskriptif dan analisis statistik adalah: Mann Whitney test, Chi-Square, Fisher Exact Test dan Logistik regresi. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citarasa makanan, penampilan makanan, sikap petugas penyaji makanan, ketepatan waktu penyajian makanan, bentuk makanan, lama hari rawat tidak berpengaruh terhadap sisa makanan pasien (p > 0,05) tetapi jenis penyakit berbeda bermakna (p<0,05) dan tidak ada pengaruh alat penyajian makanan disposable terhadap terjadinya sisa makanan pasien (p>0,05). Kesimpulan. Ternyata alat penyajian makanan disposable tidak berpengaruh terhadap terjadinya sisa makanan pasien. Alat saji disposable dapat digunakan sebagai pengganti alat penyajian makanan di rumah sakit.
Background: Food service success relates to patient plate waste. Patient plate waste in Indonesia Hospitals could be more than 25%. Cause of patient plate waste in Hospital is lack of food and equipment quality. Almost of 32,8% patients in 10 hospitals model in Indonesia clarify that appearance, cleanliness, and equipment are good. Objective: The aims of theses research was to identify the effect of serving utensils and the other factors to the plate waste. Methods: This was a Quasi Experiment study using pre post test with control. Study subject consisted of 45 patients in the treatment group and 45 patients in the control group. Data were analyzed descriptively and whereas t-test, Fisher Exact test, Chi- Square were performed to differentiate the proportions and means in two groups. The effect of several variables on plate waste was calculated using logistic regression analysis. Result: This study showed that no significant difference of taste, appearance, attitude of the staff who serve meals, service timeliness, kind of food, kind of diseases and environment to patient plate waste (p > 0,05). There was not significant effected of the serving disposable utensils to patient plate waste(p > 0,005). Conclusion: The type of serving disposable utensils was not a significant factor effected the plate waste.
Kata Kunci : Gizi Pasien,Sisa Makanan,Disposable, Serving utensils, patient plate waste