Laporkan Masalah

Pengaruh Penyaluran Kredit Perusahaan dan Kredit Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional: Studi Pada 33 Provinsi di Indonesia

AYOM PURWAHADIKUSUMA, Amri Anjas Asmara, S.E., M.Sc.

2021 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kredit perusahaan dan kredit rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia dan mengidentifikasi perbandingan peranan antara kredit perusahaan dan kredit rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia. Kredit perusahaan dan kredit rumah tangga merupakan variabel proksi dari perkembangan sektor keuangan sehingga dapat menganalisis perkembangan peran sektor keuangan memfasilitasi penyediaan informasi investasi dan alokasi modal. Penelitian ini menggunakan sampel dengan jangka waktu dari tahun 2014 sampai tahun 2019 dengan frekuensi data tahunan. Variabel kredit perusahaan dan kredit rumah tangga berasal dari total kredit yang disalurkan oleh bank umum konvensional kepada sektor perusahaan dan sektor rumah tangga. Variabel lainnya yang digunakan yaitu pertumbuhan ekonomi, pembentukan modal tetap bruto, rata-rata lama sekolah, dan indeks harga konsumen. Penelitian ini menggunakan metode efek tetap (fixed effect) dan Generalized Method of Moment (GMM) karena relevan dengan karakteristik sampel penelitian yang memiliki jumlah observasi lebih besar dari jumlah sampel waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kredit perusahaan memiliki hubungan negatif tetapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia. Sedangkan, kredit rumah tangga memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kepada bank khususnya bank umum konvensional agar porsi penyaluran kredit untuk perusahaan lebih besar dibandingkan porsi penyaluran kredit untuk rumah tangga. Dengan penyaluran kredit perusahaan lebih besar dapat memberikan efek pengganda lebih besar kepada pertumbuhan ekonomi.

The purpose of this study is to determine the relationship between firm credit and household credit on regional economic growth in Indonesia and to identify the role comparison between firm credit and household credit on regional economic growth in Indonesia. Firm credit and household credit are proxy variables for the financial sector development so be able to analyzed the role of financial sector development in facilitating the provision of investment information and capital allocation. This study uses a sample with a period from 2014 to 2019 and with an annual data frequency. Firm credit and household are derived from total credit extended by conventional banks to the firm sector and household sector. Other variables used are economic growth, gross fixed capital formation, mean years of schooling, and consumer price index. This study uses the fixed effect model and the Generalized Method of Moment (GMM) model because it relevant with the characteristic of research sample which has a greater number of observations rather than number of time. The results of study indicate that firm credit has a negative but insignificant relationship to regional economic growth in Indonesia. Meanwhile, household credit has a negative and significant relationship to regional economic growth in Indonesia. Therefore, this study recommends that bank especially conventional bank make the portion of lending to firm larger than the portion of lending to household. With a larger the portion of lending to firm can provide a bigger multiplier effect on economic growth.

Kata Kunci : pertumbuhan ekonomi regional, perkembangan sektor keuangan, kredit perusahaan, kredit rumah tangga, bank umum konvensional.

  1. S1-2021-397091-abstract.pdf  
  2. S1-2021-397091-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-397091-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-397091-title.pdf