EFEKTIVITAS IKLAN LAYANAN MASYARAKAT COVID-19 DENGAN DIMENSI BUDAYA INDIVIDUALISME-KOLEKTIVISME DAN POWER DISTANCE PADA KONTEKS PEMBERITAAN POSITIF
ANISAH NUR SHAFIYAH, Rahmat Hidayat, S.Psi. M.Sc., Ph.D.
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIRendahnya disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan merupakan salah satu penyebab dari penyebaran Covid-19 yang tak kunjung mereda. Dengan bingkai dimensi budaya dan latar belakang pemberitaan yang tepat, iklan layanan masyarakat dapat menjadi alat untuk edukasi masyarakat yang efektif dengan jangkauan yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana dimensi budaya individualisme-kolektivisme dan power distance pada konteks pemberitaan positif berpengaruh terhadap efektivitas iklan layanan masyarakat COVID-19. Desain penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan rancangan 2x2 between-subjects factorial. Partisipan penelitian ini terdiri dari 192 orang yang terbagi dalam empat kelompok eksperimen. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala AIDA yang dibuat oleh peneliti (Alfa = 0.95; N = 24). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Anova dua-jalur. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dimensi budaya power distance terhadap efektivitas iklan, namun tidak terdapat pengaruh dimensi individualis-kolektivis terhadap efektivitas iklan layanan masyarakat.
The lack of public discipline in adhering to health protocols is one of the main causes of COVID-19 spread that has not subsided. Public service advertisements can be a tool for a broad-reaching public education. This study aims to examine how the cultural dimensions and positive framing of advertisements affect the effectiveness of COVID-19 public service advertisements. The design of this research is a quasi experiment with a 2x2 between-subjects factorial design and uses video advertisements and news as a stimulus. The study participants consisted of 192 people who were divided into four experimental groups. The scale used in this study was the AIDA scale made by the researcher (Alfa = 0.95; N = 24). Data analysis was performed using the two-way Anova technique. The results of the analysis show that there is an influence of the power distance cultural dimension on the effectiveness of advertising, however there is no influence of the individualist-collectivist dimension on the effectiveness of public service advertisements.
Kata Kunci : budaya, efektivitas iklan, iklan layanan masyarakat, AIDA