The Ideas of cultural reform in Sinclair Lewis' main street
SYAMSUDIN, Drs. Djoko Moerdiyanto, MA
2002 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaTesis ini berusaha untuk mengungkapkan pandangan Sinclair Lewis tentang Amerika pada masa tahun dua puluhan sebagai salah satu masa yang paling suram dalam sejarah Amerika, khususnya tentang perilaku kedaerahan yang masih dilakukan & kota kecil Amerika. Tesis ini juga berusaha mengungkapkan ide-ide reformasi budaya yang ditawarkan oleh Sinclair Lewis yang tercermin dari tindakan- tindakan yang dilakukan oleh tokoh utamanya, Carol Kennicott. Tesis ini menggunakan metode pustaka yang memfokuskan pada sumber- sumber referensi yang berhubungan dengan topik bahasan. Tesis ini juga menggunakan pendekatan interdisipliner yang melibatkan beberepa perspektif ilmu seperti sejarah, sosiolog dan budaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku kedaerahan masi h umum di lakukan oleh penduduk di kota kecil Amerika. Mereka cenderung rnenunjukkan sifat puas diri, munafik, dan rasa cinta tanah air yang berlebihan. Sinclair Lewis, melalui tokoh utarnanya, Carol Kennicott , berusaha melakukan reformasi budaya pada bidang pendidikan, masyarakat, kota, pekerja, and organisasi wanita. Carol tidak berhasil merealisasikan ide-idenya segera karena mereka menolaknya. Para penduduk masih memegang nilai-nilai tradisional mereka dengan kuat sehingga reformasi budaya tidak dapat dilakukan secara spontan ataupun revolusioner tetapi hams dilakukan secara bertahap.
This thesis is an attempt to reveal Sinclair Lewis’ vision about America in the twenties as one of the gloomiest eras in the American history, especially about provincial mentality attitudes in the American small town. This thesis will also reveal Lewis’ ideas of cultural reform toward those mentality attitudes reflected in the main character’s conducts, Carol Kennicott. This study is undertaken through a library research focusing on bibliographical sources related to the topic discussed. This research uses an interdisciplinary approach, which involves historical, sociological, and cultural perspective The result of the research shows that provincial mentality attitudes are still pervasive in American small towns. People tend to be self-satisfied, hypocritical, and chauvinistic. Sinclair Lewis, through his main character, Carol Kennicott, tries to have cultural reform intended to education sector, society, town, worker, and women’s organization. Carol cannot apply all of her ideas of cultural reform immediately because the villagers always refhe them. The villagers still hold their traditional values tightly so that cultural reform could not be done revolutionarily but it must be done step by step.
Kata Kunci : Sastra Inggris Amerika,Sinclair Lewis,Perilaku Kedaerahan,provincial mentality attitudes, feeling self-satisfied, hypocrisy, chauvinism, cultural reform