Peran Persepsi Kemampuan Savoring terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa Emerging Adulthood selama Pandemi COVID-19
RISKA KRISNOVITA H, Sofia Retnowati, Prof. Dr., MS., Psikolog
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIKesejahteraan bagi usia produktif merupakan hal yang krusial di Indonesia. Namun, mahasiswa yang berada dalam fase emerging adulthood selama pandemi COVID-19 terindikasi memiliki afek negatif yang tinggi serta tingkat kepuasan hidup yang rendah. Regulasi emosi positif seperti savoring diprediksi mampu meningkatkan kesejahteraan subjektif. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran persepsi kemampuan savoring terhadap kesejahteraan subjektif pada mahasiswa emerging adulthood. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian adalah skala kesejahteraan subjektif yang terdiri dari skala afektif (PANAS) dan skala kepuasan hidup (SWLS), serta skala keyakinan savoring (SBI). Subjek penelitian berjumlah 292 mahasiswa aktif S1/S2 di kota besar di Pulau Jawa yang berumur 18-25 tahun. Analisis penelitian menggunakan regresi linear sederhana yang menemukan bahwa persepsi kemampuan savoring memiliki peran positif terhadap kesejahteraan subjektif pada mahasiswa emerging adulthood dan memberikan sumbangan efektif sebesar 10,82%.
Well-being for productive age is crucial in Indonesia. However, students who are in the emerging adulthood phase during the COVID-19 pandemic are indicated to have a high negative affect and low level of life satisfaction. Regulation of positive emotions such as savoring is predicted to improve subjective well-being. Therefore, this study aims to find out the role of perception of savoring ability to subjective well-being in emerging adulthood students. The measuring instruments used in this study were subjective well-being scales consisting of affective scale (PANAS) and life satisfaction scale (SWLS) and savoring beliefs inventory (SBI). The research subjects were 292 active students S1/S2 in a big city in Java Island aged 18-25 years. The research analysis used simple linear regression which found that perceptions of savoring ability had a positive role to the subjective well-being in emerging adulthood students and gave an affective contribution as musch as 10,82%.
Kata Kunci : Kesejahteraan subjektif, Mahasiswa Emerging Adulthood, Savoring