CADAR DI KAMPUS: MEMBACA "KUASA" MICHEL FOUCAULT
PRASASTIA ASRI V, Hakimul Ikhwan, M.A., Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER SOSIOLOGIPenelitian ini berusaha menganalisis mengenai bagaimana pengetahuan mengenai cadar berkontestasi dalam instansi pendidikan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pengetahuan mengenai cadar berkontestasi dan dikonstruksikan di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kekuasaan, pengetahuan, kegilaan, disiplin dan hukuman Michel Foucault dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan data sekunder seperti dokumen, rekaman, jurnal, buku, data instansi. Temuan dari penelitian ini antara lain pengetahuan mengenai cadar yang berkontestasi diantara mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Kekuasaan dalam membentuk pengetahuan mengenai cadar oleh pihak kampus UIN SUKA bekerja melalui normalisasi dan regulasi. Tata Tertib Mahasiswa yang bagi pihak kampus digunakan sebagai legitimasi jika ada tindakan di luar kendali kampus. Pemasangan banner, baliho, dan pamflet lebih efektif dalam mengontrol mahasiswa untuk berpakaian yang rapi dan sopan sesuai dengan nilai-nilai yang dianut UIN SUKA. Keseragaman dalam berpakaian cenderung menjadi kontrol bagi mahasiswa yang akan merasa tidak nyaman ketika menggunakan pakaian yang tidak sesuai dengan aturan.
This research analyzed how knowledge about the niqab is contested in educational institutions. This study focuses on how knowledge about the niqab is contested and constructed among students at the Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. The theory used in this research is the theory of power, knowledge, madness, discipline, and punishment by Michel Foucault with the case study method. Data obtained through observation, unstructured interviews, and secondary data such as documents, recordings, journals, books, agency data. The data showed that knowledge about the niqab is contested among students at the Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. The power in forming knowledge about the niqab by the UIN SUKA campus works through normalization and regulation. Code of Conduct to students which for the campus is used as legitimacy if there are actions outside the campus's control. The installation of banners, billboards, and pamphlets effectively controls students to dress neatly and politely by the values adhered to by UIN SUKA. Uniformity in dress tends to control students who feel uncomfortable when wearing clothes that are not by the rules.
Kata Kunci : Niqab, Foucault, Power, Contestation