Laporkan Masalah

Pemanfaatan Bookless Library Di DIGILIB FISIPOL Universitas Gadjah Mada

FAUZAN HIDAYATULLAH, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D; Drs. Ida Fajar Priyanto, M.A., Ph.D

2021 | Tesis | MAGISTER KAJIAN BUDAYA DAN MEDIA

Perkembangan teknologi yang sangat pesat memengaruhi berbagai macam aspek termasuk perpustakaan. Hal tersebut terlihat dari perubahan perpustakaan mulai dari perpustakaan konvensional, perpustakaan hybrid, digital library dan bookless library. Bookless library merupakan perpustakaan yang menyediakan koleksi dalam bentuk digital, komputer, gedung dan fasilitas modern dan pustakawan professional. Adanya perpustakaan yang menerapkan konsep bookless library di DIGILIB FISIPOL Universitas Gadjah Mada membuat peneliti untuk tertarik melakukan penelitian terhadap pemanfaatan bookles library di DIGILIB. maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan bookless library di DIGILIB dan mengindentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan bookless library di DIGILIB FISIPOL Universitas Gadjah Mada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif desktriptif dengan pendekatan studi kasus yang terdiri dari beberapa kasus dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kasus terbagi menjadi enam kasus yang diambil dari setiap jenjang pendidikan yaitu strata 1, strata 2 dan strata 3 dengan masing-masing strata, 2 mahasiswa sebagai replika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bookless library di DIGILIB FISIPOL Universitas Gadjah Mada telah menyediakan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pemustaka, hal tersebut terlihat dari hampir seluruh fasilitas yang disediakan DIGILIB dimanfaatkan oleh pemustaka dengan semestinya. Bookless library di DIGILIB cenderung dimanfaatkan oleh pemustaka sebagai tempat untuk belajar, berdiskusi, istirahat, menunggu pergantian jam, mencari informasi yang dibutuhkan, memananfaatkan fasilitas yang disediakan, menonton di bioskop mini, nongkrong di kafe, bersantai dan mengikuti seminar. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan bookless library di DIGILIB yaitu: Ruangan yang luas dengan fasilitas yang modern, ruangan terbuka dengan desain menarik, kafe, printer 3D, komputer/iMac, ruangan teater/bioskop dengan layar di dalamnya, ruangan diskusi, ketersediaan koleksi digital, wifi, kemudahan mengakses koleksi di website, kebutuhan informasi kemampuan SDM, ketenangan setiap zona, lokasi yang strategis, ketersediaan kursi, sarana dan prasarana dan aplikasi yang terkoneksi dengan petugas.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat memengaruhi berbagai macam aspek termasuk perpustakaan. Hal tersebut terlihat dari perubahan perpustakaan mulai dari perpustakaan konvensional, perpustakaan hybrid, digital library dan bookless library. Bookless library merupakan perpustakaan yang menyediakan koleksi dalam bentuk digital, komputer, gedung dan fasilitas modern dan pustakawan professional. Adanya perpustakaan yang menerapkan konsep bookless library di DIGILIB FISIPOL Universitas Gadjah Mada membuat peneliti untuk tertarik melakukan penelitian terhadap pemanfaatan bookles library di DIGILIB. maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan bookless library di DIGILIB dan mengindentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan bookless library di DIGILIB FISIPOL Universitas Gadjah Mada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif desktriptif dengan pendekatan studi kasus yang terdiri dari beberapa kasus dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kasus terbagi menjadi enam kasus yang diambil dari setiap jenjang pendidikan yaitu strata 1, strata 2 dan strata 3 dengan masing-masing strata, 2 mahasiswa sebagai replika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bookless library di DIGILIB FISIPOL Universitas Gadjah Mada telah menyediakan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pemustaka, hal tersebut terlihat dari hampir seluruh fasilitas yang disediakan DIGILIB dimanfaatkan oleh pemustaka dengan semestinya. Bookless library di DIGILIB cenderung dimanfaatkan oleh pemustaka sebagai tempat untuk belajar, berdiskusi, istirahat, menunggu pergantian jam, mencari informasi yang dibutuhkan, memananfaatkan fasilitas yang disediakan, menonton di bioskop mini, nongkrong di kafe, bersantai dan mengikuti seminar. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan bookless library di DIGILIB yaitu: Ruangan yang luas dengan fasilitas yang modern, ruangan terbuka dengan desain menarik, kafe, printer 3D, komputer/iMac, ruangan teater/bioskop dengan layar di dalamnya, ruangan diskusi, ketersediaan koleksi digital, wifi, kemudahan mengakses koleksi di website, kebutuhan informasi kemampuan SDM, ketenangan setiap zona, lokasi yang strategis, ketersediaan kursi, sarana dan prasarana dan aplikasi yang terkoneksi dengan petugas.

Kata Kunci : perpustakaan, bookless library, pemanfaatan bookless library

  1. S2-2021-437706-abstract.pdf  
  2. S2-2021-437706-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-437706-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-437706-title.pdf