Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Urbanisasi terhadap Emisi Karbon Dioksida (CO2) di Indonesia

JA'FAR SHADICK, Sekar Utami Setiastuti, S.E., M.Sc., Ph.D.

2021 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Perkembangan urbanisasi yang pesat di seluruh dunia, khususnya di negara berkembang, telah menimbulkan keprihatinan terhadap degradasi lingkungan. Salah satu bentuk degradasi lingkungan tersebut ditemukan dalam bentuk emisi CO2. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana urbanisasi dapat mempengaruhi tingkat emisi CO2 dengan mengkaji hubungan antara emisi CO2 dan urbanisasi dengan melibatkan faktor penentu lain yang relevan yaitu konsumsi energi, PDB, investasi domestik, dan perkembangan sektor keuangan. Teori modernisasi ekologi dan fungsi Cobb-Douglass digunakan untuk memperoleh pemahaman atas interaksi antara emisi CO2 dan urbanisasi pada periode 1971-2014. Penelitian ini menggunakan metode ARDL sebagai pendekatan yang terbaik karena variabel yang dipakai memiliki tingkat stasioneritas yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi secara statistik berpengaruh positif signifikan terhadap emisi CO2 dalam jangka pendek dan membentuk pola inverted U-shaped dalam jangka panjang, dengan titik balik tingkat urbanisasi sebesar 78,34%. Temuan ini mengemukakan bahwa emisi CO2 meningkat pada tahap awal urbanisasi dan kemudian menurun pada tahap urbanisasi yang lebih tinggi. Selain itu, penelitian ini juga menemukan hubungan positif jangka panjang yang signifikan antara emisi CO2 dengan PDB per kapita dan konsumsi energi pada tingkat signifikansi 5% dan 1%, serta hubungan negatif jangka panjang yang signifikan antara emisi CO2 dengan perkembangan sektor keuangan pada tingkat signifikansi 5%. Temuan ini dapat memberikan pandangan baru kepada pembuat kebijakan agar pelaksanaan pembangunan perkotaan di Indonesia memperhatikan aspek hijau dan ramah lingkungan sehingga berdampak pada menurunnya emisi CO2 ke tingkat yang diharapkan.

The rapid growth of urbanization around the world, particularly in developing countries, has raised concerns about environmental degradation. CO2 emission is one form of environmental degradation. This study aims to examine the effect of urbanization on CO2 emission levels, by involving other relevant determinants, i.e. energy consumption, GDP, domestic investment, and financial development. The theory of ecological modernization and the Cobb-Douglass function are used to gain an understanding of the interaction between CO2 emissions and urbanization for the 1971-2014 period. This study uses the ARDL method as the best approach because the variables used have varying levels of stationarity. The results showed that urbanization had a statistically significant positive effect on CO2 emissions in the short-run and formed an inverted U-shaped pattern in the long-run, with a turning point of the urbanization rate of 78.34%. These findings suggest that CO2 emissions increase in the early stages of urbanization and then decrease at higher stages of urbanization. In addition, this study also found a significant positive relationship in the long-run between CO2 emissions and GDP per capita and energy consumption at the 5% and 1% significance levels, as well as a significant negative relationship in the long-run between CO2 emissions and financial development at 5% significance level. These findings can provide new insights to policy makers so that the implementation of urban development in Indonesia pays attention to green and environmentally friendly aspects so as to have an impact on reducing CO2 emissions to the expected level.

Kata Kunci : urbanisasi, emisi CO2, ARDL, inverted U-shaped

  1. 1. S2-2021-447486-title.pdf  
  2. 2. S2-2021-447486-tableofcontent.pdf  
  3. 3. S2-2021-447486-abstract.pdf  
  4. 6. S2-2021-447486-bibliography.pdf