Laporkan Masalah

Sinergi antar Stakeholder dalam Pengelolaan Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur

FIDELIS MEO, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.

2021 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Taman Wisata Alam Laut (TWAL) 17 Pulau merupakan salah satu dari kawasan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem yang berlokasi di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pengelolaan TWAL 17 Pulau sebagai objek wisata unggulan masih memiliki permasalahan terkait penurunan kunjungan wisatawan dan permasalahan lingkungan. Adanya hal ini dapat menggambarkan bahwa belum baiknya pengelolaan TWAL 17 Pulau tidak dapat dipisahkan dari keberadaan para stakeholder yang terlibat dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran stakeholder, mendeskripsikan sinergi antar stakeholder, dan mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan sinergi antar stakeholder dalam pengelolaan TWAL 17 Pulau. Metode yang digunakan berupa penelitian kebijakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik analisis peran stakeholder dilakukan menggunakan variabel pengaruh dan kepentingan untuk memetakan posisi dan peran setiap stakeholder. Analisis sinergi antar stakeholder menggunakan 8 faktor, meliputi: struktur jaringan, komitmen terhadap tujuan, kepercayaan diantara para pihak, tata kelola, akses terhadap otoritas, pembagian akuntabilitas, berbagi informasi, dan akses terhadap sumber daya. Sedangkan untuk mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan sinergi dilakukan dengan melihat temuan penelitian dan berbagai strategi berdasarkan hasil telaah pustaka yang memiliki peluang untuk mengoptimalkan pengelolaan TWAL 17 Pulau. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa 29 stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan TWAL 17 Pulau memiliki pengaruh dan kepentingan yang dipetakan ke dalam 4 kelompok, yakni: key player, context setter, subjects, dan crowd. Sinergi antar stakeholder belum terjalin dengan optimal. Hal ini dipengaruhi oleh masih kurangnya 6 faktor keberhasilan network dari total 8 faktor, yakni: struktur jaringan yang kurang optimal, kurangnya kepercayaan diantara para pihak, kurangnya akses terhadap otoritas, kurangnya pembagian tanggungjawab, kurangnya berbagi informasi, dan adanya ketimpangan akses sumber daya. Sedangkan faktor keberhasilan sinergi yang tercapai adalah adanya komitmen terhadap tujuan dan adanya tata kelola yang baik. Peluang untuk meningkatkan sinergi, meliputi: membentuk kelembagaan ekowisata, memberikan penghargaan, meningkatan kapasitas SDM, dan mengadakan rapat koordinasi antar stakeholder.

Marine Nature Park (TWAL) 17 Island is one of the conservation areas of biological natural resources and ecosystems located in Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province. The management of TWAL 17 Island as a leading tourist attraction still has problems related to the decreasing tourist visits and environmental issues. The existence of these indicates who cannot separate the poor management of TWAL 17 Islands from the presence of the involved stakeholders in its power. This research aims to identify stakeholders' roles, describe synergies between stakeholders and identify opportunities to increase synergy between stakeholders in the management of TWAL 17 Islands.The method used is policy research with a qualitative descriptive approach. Stakeholder role analysis techniques are performed using variables of influence and interest to map each stakeholder's position and role. Analysis of synergy between stakeholders using eight factors: network structure, goals commitment, trust between the parties, governance, access to authority, accountability sharing, information sharing, and access to resources. Meanwhile, identifying opportunities to increase synergy is done by considering research findings and various strategies based on library studies that can optimize the management of TWAL 17 Islands.This study stated that the 29 involved stakeholders in the management of TWAL 17 Island have influences and interests, which can be divided into four groups: key player, context setter, subjects, and crowd. The synergy between stakeholders has not been established optimally. This is influenced by the lack of 6 factors of network success from 8 factors, namely: suboptimal network structure, lack of trust between the parties, lack of access to authority, lack of division of responsibility, lack of information, and inequality of resource access. At the same time, the success factor of synergy achieved is a commitment to the objectives and good governance. Opportunities to increase synergy, including establishing institutional ecotourism, appreciating involved stakeholders, improving human resources capacity, and conducting regular meetings between stakeholders.

Kata Kunci : Sinergi, Stakeholder, Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau

  1. S2-2021-449473-abstract.pdf  
  2. S2-2021-449473-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-449473-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-449473-title.pdf