PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS DALAM PENYAMPAIAN SALINAN AKTA PERSEROAN TERBATAS SECARA ELEKTRONIK YANG BERBEDA DENGAN MINUTA AKTA
LEWIS ANDREAS IFRAN, Irna Nurhayati, S.H., M.Hum., L.LM., Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan Minuta Akta dibandingkan dengan Salinan Akta yang telah disampaikan pada SABH dan Pertanggungjawaban Notaris terhadap Penyampaian Salinan Akta Secara elektronik yang Berbeda dengan Minuta Akta pada SABH. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif. Sifat penelitian yang dilakukan adalah deskriptif. Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang diperkuat dengan wawancara kepada narasumber. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kualitatif. Hasil analisis data disajikan secara deskriptif. Penarikan kesimpulan menggunakan metode silogisme dan interpretasi. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kedudukan minuta akta dibandingkan salinan akta yang telah disampaikan pada SABH yaitu berdasarkan UU Kearsipan, minuta akta merupakan Arsip Dinamis Vital Tertutup. Adanya ketidaksamaan salinan akta yang disampaikan secara elektronik dan minuta akta merupakan salah satu cacat hukum dalam akta yang mengakibatkan hilangnya autentisitas akta atau batalnya suatu akta notaris. Sebuah akta tidak serta merta batal karena harus dibatalkan oleh putusan pengadilan. Batalnya suatu akta yang merupakan suatu syarat atas pendirian, perubahan anggaran dasar dan/atau perubahan data PT akan menyebabkan kurangnya syarat administrasi, maka Menkumham RI tidak akan memberikan SK/SKPAD dan/atau SPAD dan/atau SPDP, ini merupakan bentuk penerapan dari asas contrarius actus. Pertanggungjawaban notaris terhadap penyampaian salinan akta secara elektronik yang berbeda dengan minuta akta pada SABH meliputi bertanggung jawab sebelum lewatnya jangka waktu perbaikan data PT dengan cara menyampaikan perbaikan berdasarkan Permenkumham 17/2017 dan pertanggungjawaban setelah jangka waktu perbaikan data PT yaitu secara perdata, pidana, administrasi dan Kode Etik.
This research aims to find out position the deed compared with original copy of a deed electronic submission in SABH and Notary Responsibility for electronic submission original copy of a deed different with Original of the Deed in SABH. This type of research uses normative research. The nature of the research is descriptive. Data collection techniques and tools use documentation techniques which are reinforced by interviews with resource persons. Data analysis are presented descriptively. Drawing conclusions using syllogism and interpretation methods. The result of this study the position of original of the deed compared to original copy of the deed that has been submitted to SABH based on archival Law of The Republic of Indonesia, original of the deed is a Closed Vital Dynamic Archives. The discrepancy in original copy of a deed electronic submission and the original of the deed is a legal flaw in original of the deed which results in the loss of the authenticity of original of the deed or the cancellation of an original of the deed. Original of the deed is not automatically canceled because it has to be canceled by a court decision. The cancellation of a original of the deed which is a condition for the establishment, amendments to the articles of association and/or changes to private compay data will cause a lack of administrative requirements, the Ministry of Law and Human Rights Republic of Indonesia will not provide SK/SKPAD and/or SPAD and/or SPDP, this is also a form of application of the contrarius principle actus. The responsibilities of a notary in the case of submitting a original copy of a deed in limited liability company different with the original of the deed includes being responsible before the expiration of the period for repair limited liability company data by conveying repair based on Regulation of Minister of Law and Human Rights the Republic of Indonesia 17/2017 and after the period of repair limited liability company data, sanctions in civil, criminal, administrative and Code of Ethics.
Kata Kunci : Notaris, Salinan berbeda dengan Minuta, Salinan akta disampaikan secara Elektronik, Notary, Original Copy of a Deed Different with Original of the Deed, Electronic Submission Original Copy of a Deed.