DAMPAK REALISASI BELANJA KESEHATAN TERHADAP HASIL KESEHATAN DI INDONESIA
HAFIDA DIAH SETYOWATI, Dr. Evi Noor Afifah, S.E., M.S.E
2021 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIKualitas kesehatan di Indonesia pada tingkat kabupaten/kota memiliki kondisi yang beragam. Data menunjukkan bahwa terdapat ketimpangan hasil kesehatan pada suatu daerah dengan daerah lainnya. Hasil kesehatan tersebut memiliki dampak terhadap sumber daya manusia yang akan mempengaruhi produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, peranan pemerintah sangat diperlukan terutama dalam merealisasikan belanja kesehatan untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan masyarakat. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengeluaran kesehatan publik terhadap kesehatan masyarakat dengan menggunakan data panel pada tingkat kabupaten/kota di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun yaitu 2010-2019. Variabel dependen yang digunakan adalah angka harapan hidup. Variabel independen utama yang digunakan adalah realisasi belanja kesehatan tingkat kabupaten/kota, sedangkan variabel lainnya antara lain Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan rata-rata lama sekolah sebagai proksi dari pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa realisasi belanja kesehatan, PDRB, dan rata-rata lama sekolah memiliki dampak positif yang signifikan terhadap hasil kesehatan yaitu angka harapan hidup. Penelitian ini menyarankan pemerintah terkait untuk dapat mempertimbangkan variabel yang ada pada penelitian ini untuk dapat menjadi komponen peningkatan kualitas kesehatan.
The quality of health in Indonesia at the district / city level has various conditions. The data presents that there are imbalances in health outcomes in one area with another. These health outcomes have an impact on human resources which will affect productivity and economic growth. Thus, the role of the government is needed, especially in realizing health spending to improve public health services and facilities. This study analyzes the effect of public health spending on public health using panel data at the district / city level in Indonesia over a period of 10 years, namely 2010 - 2019. The dependent variable used is life expectancy. The main independent variable used is the realization of health spending at the district / city level, while other variables include the Regional Gross Domestic Product (RGDP) and the average length of schooling as a proxy for education. The results of this study indicate that the realization of health spending, RGDP, and the average length of schooling have a significant positive impact on health outcomes, namely life expectancy. This study suggested that the government should consider the variables in this study to become a component of improving health quality.
Kata Kunci : Pengeluaran Kesehatan, Pendidikan, PDRB, Hasil Kesehatan.