Peran Jenis Kelamin dan Dark Tetrad terhadap Perilaku Antisosial Pengguna Tinder Indonesia
NURMALITA DYAH PRATIWANJALI, Helly Prajitno Soetjipto, Drs., M.A.
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIAktivitas kencan daring semakin memiliki banyak peminat sebab fitur praktis yang ditawarkan. Namun, bukan tidak mungkin bahwa kemudahan ini justru memberi celah pada individu tak bertanggungjawab untuk melakukan aksi antisosial. Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah jenis kelamin dan komponen dark tetrad yang meliputi machiavellianisme, narsisme, psikopati, dan sadistik dapat mempengaruhi perilaku antisosial yang muncul pada pengguna Tinder Indonesia. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan pada tiga variabel ini. Partisipan (N = 174; 37% laki-laki, 63% perempuan) mengisi kuesioner daring, dengan syarat berusia minimal 18 tahun, sedang atau pernah menggunakan Tinder, dan berada di Indonesia. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa jenis kelamin dan dark tetrad signifikan sebagai prediktor munculnya perilaku antisosial.
Online dating activities are increasingly in demand because of the practical features they offer. However, this convenience can provide opportunities for individuals who are not responsible for taking antisocial action. This study aimed to examine whether gender and the components of the dark tetrad, including Machiavellianism, narcissism, psychopathy, and sadism, can influence antisocial behavior among Tinder users in Indonesia. The hypothesis is that there is a relationship between the three variables. Participants (N = 174; 37% male, 63% female) filled out an online questionnaire, provided they were at least 18 years old, were currently or had used Tinder, and were in Indonesia. The result of the current study revealed that gender and dark tetrad were significant predictors of antisocial behavior.
Kata Kunci : dark tetrad, jenis kelamin, tinder, perilaku antisosial/ antisocial behavior, dark tetrad, gender, tinder