Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Agribisnis Kakao Di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul
WANDA ANASTIA SARI, Dr. Ir. Roso Witjaksono, M.S.; Yuhan Farah Maulida, S. P., M. AA ; Riesma Andiani,S.P.,M.Sc.PDA. ;
2021 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANPenelitian yang berjudul Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Agribisnis Kakao di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul dilakukan dengan tujuan : 1) mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembaangan agribisnis kakao di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul; 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis kakao di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul. Metode yang digunakan kuantitatif deskriptif, dengan teknik survai. Responden pada penelitian ini adalah anggota kelompok tani yang melakukan agribisnis kakao. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan metode acak sederhana. Metode analisis yang digunakan yaitu uji proporsi dan uji regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa Petani kakao sebagian besar berpendapat bahwa penyuluh pertanian sering dan selalu berperan dalam pengembangan agribisnis kakao di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap peran penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis kakao di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul adalah peran kelompok tani, semakin tinggi peran kelompok tani maka akan semakin tinggi peran penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis kakao di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul. Umur, tingkat pendidikan, sikap dan motivasi petani tidak berpengaruh nyata terhadap peran penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis kakao di Kalurahan Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul.
The research entitled The Role of Agricultural Extension in Cocoa Agribusiness Development in Nglanggeran Kapanewon Patuk Urban village, Gunungkidul was carried out with the purpose: 1) knowing the role of agricultural extension agents in cocoa agribusiness development in Nglanggeran urban village Kapanewon Patuk, Gunungkidul; 2) to find out the factors that influence the role of agricultural extension agents in the development of cocoa agribusiness in Nglanggeran Kapanewon Patuk Urban village, Gunungkidul. The method used is descriptive quantitative, with survey techniques. Respondents in this study were members of farmer groups who were engaged in cocoa agribusiness. A sampling of farmers was carried out using a simple random method. The analysis method used is the proportion test and multiple linear regression test. The results of the analysis show that most of the cocoa farmers think that agricultural extension workers often and always play a role in the development of cocoa agribusiness in Nglanggeran Kapanewon Patuk Urban village, Gunungkidul. The factor that has a significant influence on the role of agricultural extension agents in developing cocoa agribusiness in Nglanggeran Kapanewon Patuk Urban village, Gunungkidul is the role of farmer groups, which is the higher the role of farmer groups, the higher the role of agricultural extension agents in developing cocoa agribusiness in Nglanggeran Urban village Kapanewon Patuk Gunungkidul. Age, education level, attitudes, and motivation of farmers have no significant effect on the role of agricultural instructors in the development of cocoa agribusiness in Nglanggeran Kapanewon Patuk Urban village, Gunungkidul.
Kata Kunci : Peran, Penyuluh Pertanian, Agribisnis Kakao, Kalurahan Nglanggeran