Analisis Pengaruh Belanja Fungsi Kesehatan Pemerintah Daerah terhadap Outcome Kesehatan di Indonesia pada Era Desentralisasi Fiskal
UMMI ZULIANTI, Ardyanto Fitrady, M.A., Ph. D.
2021 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanBelanja fungsi kesehatan pemerintah daerah terus meningkat, tetapi masih terdapat ketimpangan kondisi kesehatan masyarakat antarpemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja fungsi kesehatan pemerintah kabupaten/kota terhadap outcome kesehatan. Penelitian ini menggunakan data panel pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia pada kurun waktu 2016 sampai dengan 2018. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Two-Stage Least Square (2SLS) dengan pendekatan variabel instrumen untuk mengatasi adanya potensi endogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja fungsi kesehatan pemerintah kabupaten/kota berpengaruh signifikan terhadap outcome kesehatan. Semakin besar belanja fungsi kesehatan pemerintah daerah, maka outcome kesehatan juga semakin baik.
Local government health function spending continues to increase, but there are still imbalances in public health conditions between district/city governments in Indonesia. This study aims to analyze the effect of district/city governments health function spending on health outcome. This research used panel data from district/city governments throughout Indonesia from 2016 to 2018. The analysis was carried out using The Two Stage Least Square (2SLS) method with instrumental variable approach to address potential endogeneity issues. The results showed that district/city government health function spending had a significant effect on health outcomes. The greater the spending on local government health functions, the better the health outcome.
Kata Kunci : belanja fungsi kesehatan, outcome kesehatan, pemerintah daerah, Indonesia, 2SLS/ health function spending, health outcome, local government, Indonesia, 2SLS