Laporkan Masalah

HUBUNGAN ADEKUASI HEMODIALISIS TERHADAP DEPRESI PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS RUTIN

IFFAH HANIFAH, Dr. Heru Prasanto SpPD, KGH.; Dr. Noor Asyiqah Sofia SpPD, KPsi

2021 | Tesis-Spesialis | ILMU PENYAKIT DALAM

Latar Belakang: PGK saat ini sudah prevalensinya sangat meningkat di seluruh dunia. Di Indonesia mencapai 12,5% pada populasi dewasa. HD yang dilakukan di Indonesia mendekati 15.000 orang. Pada pasien HD, banyak didapatkan depresi, dan pada depresi dapat terjadi penurunan kualitas hidup, ketidakpatuhan terhadap terapi serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas.. Ketika fungsi ginjal menurun, kondisi uremikum dapat berkembang, yang merupakan kondisi inflamasi, yang pada akhirnya dapat memicu terjadinya depresi. Diharapkan dengan tercapainya adekuasi HD dapat mengurangi terjadinya depresi. Tujuan Penelitian. Mengetahui hubungan adekuasi HD terhadap depresi pada penderita gagal ginjal kronik yang menjalani HD rutin. Metode. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional, yang dilakukan pada bulan Mei 2020. Subjek penelitian merupakan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis rutin di RSUP Dr. Sardjito dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dilakukan pengambilan data adekuasi HD dengan menggunakan Kt/Vserta data depresi menggunakan BDI II skor. Dilakukan uji dengan T-test, M ann Whitney, chi-square, logistik regresi. Hasil Penelitian. Subjek penelitian terdiri atas 98 subjek. Pada kelompok yang mencapai adekuasi HD sebanyak 18 subjek, dimana 9 subjek dengan nilai depresi sedangkan 9 subjek dengan nilai tidak depresi dan pada kelompok yang tidak adekuat HD didapatkan 80 subjek, dimana sebanyak 24 subjek dengan nilai depresi sedangkan 56 subjek dengan nilai tidak depresi. Tidak didapatkan hubungan adekuasi HD dengan depresi, dengan nilai p = 0.105. Kesimpulan. Tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara adekuasi HD dengan depresi.

Background : Prevalence of Chronic Kidney Disease (CKD) is increasing worldwide. In Indonesia, the prevalence is 12,5% from adult population and hemodialysis (HD) applied in almost 15.000 patients. Most patient undergoing HD have depression and can affect to quality of life, adherence therapy and increase the morbidity and mortality. Reduction of kidney function cause uremic state, which is inflammation condition that can trigger depression condition. Adequacy HD is expected to decrease the depression in those patients. Aim : to determine the association between adequacy hemodyalisis and depression in patient with chronic kidney disease who undergoing routine hemodyalisis. Method : This study is a cross sectional study conducted in May 2020. The subjects were patient with chronic kidney disease who underwent routine hemodyalisis at Dr Sardjito Hospital and met the inclusion and exclusion criteria. The data taken are adequacy HD used Kt/V parameter and depression condition used BD II score. The study was analyzed by T-test, Mann Whitney, Chi-square, and regression logistic. Results : The subjects consist of 98 patients. Subject in adequacy HD group consist of 18 patients who 9 subjcets among them were depression and the rest were not. In the non-adequacy HD group that consist of 80 subjects, 24 among that group were depression and the rest 56 subjects were not depression. There was no association between adequacy of HD with depression (p=0,105). Conclusion:There was no significant between adequacy of HD and depression in patients with CKD

Kata Kunci : Adekuasi HD, Depresi, CKD, HD Rutin, Adequacy of Hemodyalisis, Depression, Chronic Kidney Disease, Hemodyalisis

  1. SPESIALIS-2021-392521-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2021-392521-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2021-392521-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2021-392521-title.pdf