Bullying dan Kebijakan Anti Bullying: Analisis Persepsi pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini
FITRI APRIALIS S, Dra. Sri Kusrohmaniah, M.Si.,Ph.D
2021 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESIBullying di taman kanak-kanak telah tersebar luas dan harus ditanggapi dengan serius. Bullying memiliki konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang yang tidak hanya bagi korban, tetapi juga kepada pelaku dan saksi mata. Studi ini bertujuan untuk melihat implementasi kebijakan anti bullying ditingkat pendidikan usia dini melalui analisis komprehensif berdasarkan variabel persepsi guru terkait bullying dan intervensi yang diberikan melalui pendekatan studi kasus. Metode Pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada enam orang guru, dua orang kepala sekolah, satu orang konselor yayasan dan empat orang pihak ketiga sebagai partisipan triangulasi. Data juga diperoleh melalui studi dokumen dan observasi. Diperoleh hasil: fokus utama dari kebijakan anti bullying pada anak usia dini adalah sebagai langkah preventif dengan membekali anak untuk memiliki kemampuan (1) memahami emosi dasar, (2) bersosialisasi serta (3) disiplin dengan memahami konsep aturan dan pihak otoritas. Kebijakan anti bullying TK dan KB X tidak hanya diberlakukan untuk guru dan siswa, tetapi seluruh unit yang ada di dalam yayasan. Program yang diberikan pada guru dan staf diberikan melalui SOP dan pelatihan serta pendampingan rutin yang disertai dengan kegiatan monitoring dan evaluasi. Guru menyatakan bahwa kebijakan yang diterapkan sekolah sangat efektif dalam mereduksi insiden bullying dan mempengaruhi perubahan persepsi guru terhadap bullying.
Bullying in kindergartens has become widespread and should be taken seriously. Bullying has short-term and long-term consequences not only for victims, but also for perpetrators and bystanders. This study aims to see the implementation of anti-bullying policies at kindergarten level through a analysis based on teacher perceptions related to bullying and their interventions provided through a case study approach. Methods of data collection through in-depth interviews to six teachers, two school principals, School counselor and four candidates pshychologist as triangulation participants. Data is also obtained through document study and observation. The results: the main focus of the anti-bullying policy in early childhood is to take preventive by educating children to (1) understand basic emotions, (2) social skills (3) and discipline through understanding the concept of rules and authorities. The anti-bullying policy of Kindergarten and playgroup X is not only applied to teachers and students, but all stakeholders in institution. Programs provided to teachers and staff are provided through SOP, training and assisting, also monitoring and evaluation activities. The teacher stated that anti-bullying policy are very effective in reducing the incidence of bullying and influencing changes in teacher perceptions of bullying.
Kata Kunci : Bullying, Guru, Pendidikan anak usia dini, Persepsi, Sosioekologi