Kualitas hidup penderita dermatitis kontak di rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sragen Jawa tengah
SUBOWO, Djoko, dr. Sunardi Radiono, SpKK
2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatDermatitis Kontak merupakan jenis penyakit kulit yang menempati urutan pertama pada penderita rawat jalan yang berobat di RSUD Sragen dan besamya mencapai 35.29% dari seluruh penyakit kulit yang ada. Meningkatnya penggunaan bahan kimia dan obat-obatan untuk pertanian, bahan - bahan toksik dari limbah pabrik dan alat kecantikan untuk anggota badan merupakan penyebab ha1 tersebut. Sedangkan kualitas hidup merupakan salah satu kriteria utama untuk mengetahui pemanfaatan akses pelayanan kesehatan. Untuk itu perlu diteliti lebih jauh mengenai hubungan antara penderita dermatitis kontak dengan kualitas hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik demografi penderita dermatitis dengan kualitas hidup, untuk mengetahui hubungan antara keluhan penyakit dermatitis kontak dengan kualitas hidup dan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap penderita dermatitis kontak dengan kualitas hidup. Subjek penelitian ini adalah penderita penyakit dermatitis kontak yang berobat jalan di RSUD Kabupaten Sragen selama satu tahun sebanyak 1247 kasus. Sampel penelitian diperoleh dengan memakai tabel Krecjie yakni sebanyak 29 1 penderita dengan tingkat kepercayaan 95 YO dan angka kesalahan ditetapkan 5% selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum karakteristik demografi banyak yang mempengaruhi kualitas hidup penderita dermatitis kontak, yang tidak terpengaruh adalah umur. Keluhan penyakit tidak seluruhnya mempengaruhi kualitas hidup penderita. Pengetahuan dan sikap penderita dermatitis kontak berpengaruh terhadap kualitas hidup penderita dermatitis kontak. Kesimpulan yang dapat diambil adalah: 1) Ada hubungan yang bermakna antara karakteristik jenis kelamin, pendidikan, lama sakit dengan kualitas hidup penderita (p<0,05), dan tidak ada hubungan antara umur dengan kualitas hidup penderita dermatitis kontak (p>0,05). 2)Ada hubungan yang bermakna keluhan penyakit, gatal-gatal, rasa nyeri kulit pecah pecah dengan kualitas hidup penderita (p<0,005) dan tidak ada hubungan yang bermakna antara keluhan perih, tidak nyaman, keluhan sakit, keluhan seluruh kulit merah, dengan kualitas hidup penderita dermatitis kontak (p>0.05) 3) Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dengan kualitas hidup penderita dermatitis kontak (p<0.05).
Contact dermatitis is a skin disease that considered as the first rank of outpatients in government hospital of Sragen and has 35.29Oh cases out of all skin disease. The increment usage or contact to chemical and agricultural drugs, toxic material of manifacture waste and cosmetics were the reason of. The occurrence Quality of life is one of the main criteria in examining the usage of health service acces. Therefore, the relationship between sufferers of contact dermatitis and their quality of life should be further examined. The purpose of this study were to investigate the relationship between demography caracteristic of contact dermatitis sufferer with their quality of life, the relationship between complains of contact dermatitis with quality of life, the relation ship between knowledge, attitude of the suffer with quality of life. Subject of the study were 1247 contact dermatitis suffers whom include as outpatiens in dermatology clinic government hospital of Sragen In one year time. The sample of study were 291 suffers whom selected by using Krecjie table with confident interval of 950fO and significance of 53.b during the study periode. The result of this study shown that: 1. There was a significant relationship between characteristic of sex, education, period of illness with the quality of life suffer (p<0,05) and there was no relationship between age with the quality of life contact dermatitis (p'0,05). 2. There was significant relationship between complain of the disease; itchy, painful, dry skin with quality of life suffer (p<0,05) and there was no significant relationship between complain of painful, uncomfortable, irritated skin and quality of life contact dermatitis suffer (p>0,05). 3. There was significant relationship between knowledge and attitude with quality of life contact dermatitis suffer (p<0.05).
Kata Kunci : Perilaku Sehat, Penderita Dermatitis Kontak, Kualitas Hidup