Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH: STUDI KASUS DI PT NARINE INDONESIA CORPORA

NURHIDAYAH RASYID, Fu�¢ï¿½ï¿½ad Ra

2021 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Tujuan �¢ï¿½ï¿½ Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penyusunan laporan keuangan pada PT. Narine Indonesia Corpora sebelum dan sesudah implementasi SAK EMKM dan menganalisis kendala yang dihadapi dalam implementasi SAK EMKM pada PT. Narine Indonesia Corpora. Metode Penelitian �¢ï¿½ï¿½ Jenis penelitian yang dipergunakan ialah deskriptif kualitatif dengan metoda studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah Projek Manajer, Keuangan, Administasi, Divisi Pembelian. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yaitu analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Temuan �¢ï¿½ï¿½ Secara keseluruhan perbedaaan sebelum dan sesudah implementasi SAK EMKM diantaranya adalah perbedaan nilai nominal dan juga perbedaaan pos-pos yang karena menyesuaikan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Adanya penambahan pos-pos pada laporan keuangan mempermudah dalam melihat laporan keuangan secara menyeluruh. Kendala yang dihadapi yaitu sumber daya manusia yang belum mencukupi, kurangnya kesiapan dalam implementasi sehingga masih perlu dilakukan pendampingan, sering terjadi turnover karyawan, dan belum ada struktur organisasi yang jelas. Orisinalitas �¢ï¿½ï¿½ Implementasi laporan keuangan sebelum dan setelah penerapan SAK EMKM pada UMKM masih terbatas dilakukan pada satu perusahaan.

ABSTRACT Objective - This study aims to analyze the financial reporting implementation at PT. Narine Indonesia Corpora before and after SAK EMKM implementation, and to analyze the obstacles faced in SAK EMKM implementation at PT. Narine Indonesia Corpora. Research Method - The research uses a descriptive qualitative method with case study. The respondents in this study are the Project Manager, and the Finance, Administration, and Purchasing Division staff. The data used are primary data and secondary data. Data collection is conducted using interview, observation and documentation methods. The data are analyzed using descriptive analysis and qualitative analysis. Findings - Overall, the differences between before and after SAK EMKM implementation include differences in nominal values and in items due to adjustments to financial format based on SAK EMKM. Addition of items to the financial statement makes it easier to read the financial report as a whole. The obstacles faced are insufficient human resources, lack of implementation readiness, therefore, assistance is still needed, frequent employee turnover, and there no clear organizational structure. Originality - The implementation of financial reports before and after adopting the SAK EMKM at MSMEs is still limited to one company.

Kata Kunci : Implementasi, SAK EMKM, Laporan keuangan

  1. S2-2021-436688-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-2021-436688-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-2021-436688-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-2021-436688-TITLE.pdf