KAJIAN NILAI EKONOMI KAWASAN PARIWISATA PANTAI SAKERAH KABUPATEN BINTAN TAHUN 2019
M AULIA F, Amirullah Setya Hardi, Cand.Oecon., Ph.D.
2021 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanKabupaten Bintan merupakan wilayah yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber devisa utama. Namun pemerintah daerah belum mengetahui nilai ekonomi yang dimiliki oleh sebagian besar kawasan pariwisatanya. Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk mengestimasi nilai ekonomi kawasan diantaranya adalah biaya perjalanan (TC). Tujuan penelitian ini terbagi dua yaitu untuk mengetahui bagaimana biaya perjalanan mampu mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan dan untuk mengetahui estimasi nilai ekonomi kawasan pariwista pantai Sakerah tahun 2019 melalui pendekatan travel cost method (TCM) untuk mengukur nilai guna tak langsung (IUV). Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya perjalanan mempengaruhi jumlah kunjungan secara berbanding terbalik. Setiap terdapat penurunan biaya perjalanan sebesar Rp37.406, akan meningkatkan minat kunjungan individu satu kali per orang per tahun. Estimasi nilai ekonomi kawasan pariwisata pantai Sakerah tahun 2019 yang diperoleh dari perhitungan nilai guna tidak langsung sebesar Rp988.328.630,27.
Bintan Regency is an administrative area that relies on the tourism sector as its main source of income. However, local governments have never measured the economic value of their tourism areas. There are several approaches that can be used to estimate the economic value of the area such as travel costs (TC). The purpose of this study is divided into two which are interrelated. First, to find out how travel costs can affect the number of tourist visits. Second, to estimate the economic value of Sakerah beach in 2019 through the travel cost method (TCM) to measure the indirect use value (IUV). The results show that travel cost affects the number of visits inversely. Any decrease in travel costs by Rp37.406 will increase the number of individual visits once per person per year. The economic value estimated of the Sakerah beach tourism area in 2019 which consists of an indirect use value of Rp 988,328,630.27.
Kata Kunci : nilai ekonomi kawasan, nilai guna tak langsung, biaya perjalanan, travel cost method