PENGARUH KONVERSI LAHAN PERTANIAN DAN LUAS LAHAN KONVERSI TERHADAP KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
HERI RAHMANTO, Subejo, S.P.,M.Sc.,Ph.D dan Dr. Sudrajat,S.Si.,M.P
2021 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONALPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh konversi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh menjadi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh terhadap ketahanan pangan rumah tangga; (2) pengaruh konversi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh menjadi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh terhadap ketahanan pangan rumah tangga; (3) pengaruh luas lahan yang dikonversi menjadi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh atau dikonversi menjadi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh terhadap ketahanan pangan rumah tangga; dan juga (4) membandingkan tingkat ketahanan pangan rumah tangga antara Desa Margorejo dengan Desa Merdikorejo yang melakukan konversi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh menjadi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dengan kualitatif (metode kombinasi) dengan sampel berjumlah 157 orang dari Desa Margorejo dan Desa Merdikorejo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, observasi lapangan dan studi literatur. Data-data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji regresi berganda,uji rata-rata dua sampel independen serta kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) konversi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh menjadi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh berpengaruh negatif terhadap ketahanan pangan rumah tangga di Desa Margorejo tetapi berpengaruh positif terhadap ketahanan pangan rumah tangga di Desa Merdikorejo; (2) konversi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh menjadi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh berpengaruh positif terhadap ketahanan pangan rumah tangga di Desa Margorejo tetapi berpengaruh negatif terhadap ketahanan pangan rumah tangga di Desa Merdikorejo; (3) luas lahan yang dikonversi berpengaruh positif terhadap ketahanan pangan rumah tangga di Desa Margorejo maupun Merdikorejo, baik pada lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh yang dikonversi menjadi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh maupun lahan budidaya tanaman Salak Pondoh yang dikonversi menjadi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh ; dan (4) ketahanan pangan rumah tangga yang melakukan konversi lahan budidaya tanaman non Salak Pondoh menjadi lahan budidaya tanaman Salak Pondoh di Desa Merdikorejo lebih tinggi daripada di Desa Margorejo.
This research aimed to determine: (1) the effect of conversion of non-Salak Pondoh plantations to Salak Pondoh plantations on household food security; (2) the effect of conversion of Salak Pondoh plantations to non-Salak Pondoh plantations on household food security; (3) the effect of land area being converted to Salak Pondoh plantations or converted to non-Salak Pondoh plantations on household food security; and also (4) comparing the level of household food security between Margorejo Village and Merdikorejo Village, which converted land for non-Salak Pondoh plantations into Salak Pondoh plantations. The method used in this research was a survey method that combined quantitative and qualitative approaches (combination methods) with a sample of 157 people from Margorejo Village and Merdikorejo Village. Data collection techniques in this study used questionnaires, in-depth interviews, field observations and literature studies. The data obtained were analyzed quantitatively using multiple regression test, the average test of two independent samples and qualitative. The results showed that: (1) conversion of non-Salak Pondoh plantations to Salak Pondoh plantations has a negative effect on household food security in Margorejo Village but has a positive effect on household food security in Merdikorejo Village; (2) conversion of Salak Pondoh plantations to non-Salak Pondoh plantations has a positive effect on household food security in Margorejo Village but has a negative effect on household food security in Merdikorejo Village; (3) the area of land converted has a positive effect on household food security in Margorejo and Merdikorejo Villages, both on non-Salak Pondoh plantations converted into Salak Pondoh plantations and Salak Pondoh plantations converted into non-Salak plantations. and (4) the food security of households converting non-Salak Pondoh plantations to Salak Pondoh plantations in Merdikorejo Village is higher than in Margorejo Village.
Kata Kunci : Kata Kunci : Konversi Lahan, Luas Lahan Konversi, Ketahanan Pangan Rumah Tangga.