Laporkan Masalah

ANALISIS KEBUTUHAN MODAL KERJA UNTUK MENJALANKAN PROGRAM PUBLIC SERVICE OBLIGATION: STUDI KASUS PADA PT. ABC

BRIAN B MENDROFA, Erni Ekawati, Dr. M.B.A

2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

PT. ABC merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang angkutan transportasi laut yang rutin menerima subsidi PSO setiap tahunnya sejak pertama kali diberikan Pemerintah pada tahun 2002. Pada Tahun 2016-2019, PT. ABC mengajukan permohonan Kredit Modal Kerja kepada bank dan kemudian disetujui pemberian fasilitas Cash Loan Kredit Modal Kerja Transaksional kepada PT. ABC oleh bank dengan tujuan sebagai pembiayaan operasional terkait Public Service Obligation (PSO). PSO adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh negara akibat disparitas/perbedaan harga pokok penjualan agar pelayanan produk/jasa tetap terjamin dan terjangkau oleh sebagian besar masyarakat. Bagi PT. ABC, PSO merupakan salah satu penyumbang terbesar sales perusahaan. Di sisi lain, presentase aset lancar terhadap keseluruhan aset memiliki proporsi yang cukup signifikan sehingga perencanaan keuangan dan perhitungan modal kerja penting untuk dilakukan. Perhitungan modal kerja dilakukan dengan pendekatan siklus konversi kas dan mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi modal kerja. Selanjutnya pendekatan tambahan kebutuhan pendanaan eksternal digunakan untuk menghitung tambahan kebutuhan modal kerja yang diperlukan PT. ABC dalam menjalankan program PSO. Analisis dilakukan dengan terlebih dahulu mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan, kondisi realisasi pencairan PSO, dan faktor-faktor lain pada perusahaan selama tahun 2016-2019 yang dianggap memiliki pengaruh dalam menentukan nilai proyeksi keuangan pada tahun 2020-2021. Nilai proyeksi keuangan meliputi neraca, laba rugi, dan rasio keuangan penting yang digunakan untuk menggambarkan kondisi perusahaan pada setiap tahunnya. Akhirnya, berdasarkan hasil analisis akan disimpulkan mengenai kebutuhan modal kerja dan tambahan kebutuhan modal kerja yang diperlukan serta saran bagi perusahaan dan pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dalam studi kasus.

PT. ABC is a state-owned company engaged in sea transportation that has routinely received PSO subsidies every year since it was first granted by the Government in 2002. In 2016-2019, PT. ABC submitted an application for Working Capital Credit to the bank and then it was approved to provide Cash Loan Transactional Working Capital Credit to PT. ABC by banks with the aim of being operational financing related to Public Service Obligation (PSO). PSO is a cost that must be incurred by the state due to disparities/differences in the cost of goods sold so that product/service services are guaranteed and affordable by most of the people/public. For PT. ABC, PSO is one of the biggest contributors to the company's sales. On the other hand, the percentage of current assets to total assets has a significant proportion so that financial planning and working capital calculations are important to do. The calculation of working capital is carried out using a cash conversion cycle approach and considering the factors that affect working capital. Furthermore, the additional approach to external funding needs is used to calculate the additional working capital required by PT. ABC in running the PSO program. The analysis is carried out by first evaluating the company's financial condition, conditions of realization of PSO disbursement, and other factors in the company during 2016-2019 which are considered to have an influence in determining the value of financial projections in 2020-2021. The value of financial projections includes key points of balance sheets, income statements, and important financial ratios that are used to describe the condition of the company each year. Finally, based on the results of the analysis, it will be concluded that working capital requirements and additional working capital requirements as well as suggestions for companies and parties related to the case study will be concluded.

Kata Kunci : PSO, Modal Kerja, Siklus Konversi Kas, Tambahan KebutuhanPSO, Working Capital, Cash Conversion Cycle, Additional External Funds Pendanaan Eksternal

  1. s2-2020-436918-abstract.pdf  
  2. s2-2020-436918-bibliography.pdf  
  3. s2-2020-436918-tableofcontent.pdf  
  4. s2-2020-436918-title.pdf  
  5. s2-2021-436918-abstract.pdf  
  6. s2-2021-436918-bibliography.pdf  
  7. s2-2021-436918-tableofcontent.pdf  
  8. s2-2021-436918-title.pdf