Studi IFLS: Hubungan Sistem Upah dan Jumlah Anak Terhadap Kecenderungan Depresi Orangtua
EUNIKE SEKAR, Fuad Hamsyah, S. Psi., M. Sc
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIDepresi merupakan sebuah gangguan psikologis yang dapat terjadi kepada siapapun. Pada orang tua penyebab depresi dapat karena upah pekerjaan dan juga kebutuhan anak yang terus bertambah seiring pertumbuhan anak atau faktor lain baik internal maupun eksternal. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan data IFLS gelombang 5 yang dilakukan pada tahun 2014-2015 di Indonesia dan partisipan survei merupakan anggota rumah tangga Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan sistem upah dan jumlah anak terhadap perbedaan kecenderungan depresi pada orang tua. Hasil penelitian menggunakan analisis ANCOVA, menunjukkan adanya perbedaan kecenderungan depresi pada orang tua yang berhubungan dengan perbedaan sistem upah serta jumlah anak terhadap kecenderungan depresi orang tua. Perbedaan kecenderungan depresi pada orang tua dapat disebakan beberapa faktor baik dari dalam diri orang tua maupun lingkungan sekitar orang tua dan akan dibahas pada penelitian ini
Depression is a part of mental illness that can happen to anyone. For some parents, payment and the number of children or internal and external factors can cause depression. Number of children can cause depression because parents need to fulfill children's need that increase time to time. In this study, we use IFLS5 data, conducted from 2014-201 and the survey participants are household members in Indonesia. The research aim is see the correlation between payment system and number of children to the difference of depression tendency on parent. ANCOVA was used to measure the data. Results of the study show that there were different levels of depression tendention on parents that has correlation with payment system and number of children. The difference levels of depression on parents can be happened because of parents itself or environment and will be discussed in this research paper
Kata Kunci : IFLS, Depresi, Upah, Jumlah Anak