Laporkan Masalah

ASSESSING THE CONVENIENCE LEVEL OF HEAVY DUTY CHEMICAL GLOVE BLACK NEOPRENE IN PREVENTING OCCUPATIONAL DERMATITIS IN BATIK DYE WORKERS IN LENDAH, KULONPROGO

KARTIKA AYU P, dr. Sri Awalia Febriana, M. Kes., Sp.KK (K)., Ph.D; Prof. Dr. Med. dr. Retno Danarti, Sp.KK (K)

2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Lendah, Kulonprogo adalah salah satu sentra batik di Yogyakarta. Selama proses bekerja, para pekerja terpapar oleh bahan kimia yang dapat menyebabkan sensitisasi, iritasi, toksik, dan karsinogenik pada kulit. Studi ini berfokus pada pekerja di bagian pencelupan dimana dermatitis kontak okupasional sering terjadi. Pencelup batik membutuhkan sarung tangan yang tahan terhadap bahan kimia dan nyaman. Kenyamanan sarung tangan sangat berpengaruh pada pemakaian sarung tangan yang benar. Terdapat dua sarung tangan yang diujikan pada studi ini: polyvinyl chloride (PVC) sebagai control dan sarung tangan neoprene sebagai sarung tangan uji. Pada studi sebelumnya didapatkan sarung tangan neoprene sebagai sarung tangan yang paling nyaman dan memiliki perlindungan paling baik terhadap bahan batik. Tujuan: Tujuan studi ini adalah untuk menilai tingkat kenyamanan sarung tangan neoprene hitam pada pencelup batik di Lendah, Kulonprogo dan untuk mengidentifikasi alasan mengapa sarung tangan sering tidak digunakan sesuai peraturan. Metode: Studi ini menggunakan desain cross-sectional nested dari studi non-random yang dilakukan pada 13 pencelup batik di Lendah, Kulonprogo. Kami menggunakan data kualitatif dan kuantitatif untuk mengumpulkan informasi mengenai kenyamanan penggunaan sarung tangan setelah pencelup batik menyelesaikan eksperimen menggunakan sarung tangan dalam 4 minggu. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuisioner yang sudah divalidasi di studi sebelumnya pada 15 pencelup batik. Hasil: Sarung tangan uji (neoprene) memiliki tingkat kenyamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sarung tangan pembatik (PVC). Perbedaan ini terbukti secara statistik. Para pencelup batik merasa penggunaan sarung tangan neoprene membuat tangan bekerja lebih terampil karena bahan yang tipis dan dapat menggenggam kain lebih erat karena adanya tekstur pada permukaan telapak tangan. Tetapi sarung tangan neoprene dinilai masih terlalu pendek dan tidak dapat melindungi seluruh permukaan lengan yang terpapar bahan kimia. Kesimpulan: Sarung tangan neoprene memiliki hasil yang lebih disukai dibandingkan sarung tangan PVC dari sisi bahan dan kinerja.

Background: Lendah, Kulonprogo is one of the central for batik production in Yogyakarta. During work, the workers are exposed to sensitizing, irritating, toxic and carcinogenic chemicals. The study focused on the workers in the dyeing section, where OCD is most prevalent. Workers in this section need to wear gloves that are chemical resistant and provide comfort. Comfortable gloves will motivate workers to use gloves properly while working. In this study, two types of gloves were tested: polyvinyl chloride (PVC) as the control and black neoprene as the test gloves. A previous study found that neoprene, along with latex and neoprene covered latex gloves, is most comfortable. Neoprene is chosen as it has the best protection against batik dye based on the literature study and preliminary study using a structured questionnaire. Objective: The purpose of this study is to assess the convenience level of black neoprene gloves in batik dye workers in Lendah, Kulonprogo and identify possible obstacles that may hinder them from using gloves properly during work. Method:This study was using cross-sectional design nested from a non- randomized study conducted in 13 batik dye workers in Lendah, Kulonprogo. We used qualitative and quantitative data collection to gather information regarding the convenience level after subjects finished the experiment using both gloves for four weeks. Data were gathered using interview guided questionnaire assessing workers' convenience grade while using hand gloves. The questionnaire had been validated by using it in fifteen batik workers in Lendah, Kulonprogo. Result: Test gloves (neoprene gloves) have a higher level of convenience compare to workers' gloves (PVC gloves) and statistically significant (p<0.05). Workers felt neoprene gloves were more favourable from providing good dexterity due to the thin material, had a firmer grip provided by the texture on the palm surface area. However, the neoprene gloves are not long enough to cover all the skin surface area exposed to the chemical. Conclusion: Neoprene gloves have more favourable results than PVC gloves based on the materials and hand performance point of view.

Kata Kunci : occupational contact dermatitis, batik dye workers, convenience level, hand gloves