Infeksi ganda Epstein-Barr Virus dan Human Papillomavirus pada kanker leher rahim di rumah Sakit Dr. Muwardi Surakarta
MARYANI, Dr. Sofia Mubarika Haryana, M.Med.Sc.,PhD
2002 | Tesis | S2 BioteknologiKanker leher rahim (KLR) merupakan keganasan yang ban yak menyerang wanita dan nienjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Salah satu penyebab kanker leher rahim adalah virus onkogen. Virus onkogen yang telah lama diketahui berhubungan dengan kanker leher rahim adalah Human Papillomavirus (HPV tipe resiko tinggi yaitu tipe 18, 16, 45 dan 54. lnfeksi virus HPV melalui epitel skuamus kompleks pada mulut rahim. Penelitian di Philipina membuktikan adanya infeksi ganda pada HPV dan Epstein Bnrr Viriis (EBV) pada karsinoma nasofaring. Karena EBV juga dapat menginfeksi epitel skuamus kompleks, maka ingin diteliti apakali pada KLR juga dijumpai infeksi ganda tersebut yang mungkin berhubungan dengan agresivitas penyakit. Duapuluh lima sampel jaringan biopsi kanker leher rahim diteliti dan dideteksi keberadaan virus HPV dan LBV didalain DNA-nya. Penentuan adanya HPV dan EBV dilakukan dengan metode Polymerace Chain Reaction(PCR). Pasangan primer MYn/MY09 dipakai untuk mengamplifikasi gen L1-HPV dengan produk sepanjang 500bp.Sedangkan pasangan primer Ebna C5/Ebna C3 digunakan untuk mengamplifikasi gen EBNA 3C - EBV dengan produk sepanjang 153 bp untuk EBVl dan 246 bp untuk EBV2. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi sirigle infeksi HPV pada sel KLR sebanyak 36% sampel (9/25), double infeksi HPV dan EBVl sebanyak 40% sampel (10/25) dan triple infeksi HPV, EBVI,, dan EBV2 sebanyak 24% sampel (6/25). Insiden infeksi ganda berpengaruh terhadap gambaran histopatologik dan onset penyakit. Namun tidak didapatkan hubungan yang jelas antara insiden infeksi ganda dan gambaran klinis KLR.
Kata Kunci : Bioteknologi,Kanker Leher Rahim,Infeksi Ganda