Lingkungan Kerja Melalui Kacamata Individu dalam Spektrum Autisme
NOVIA PURNAMASARI, Galang Lufityanto S.Psi., M.Psi, Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Individu autistik mengalami gangguan perkembangan otak sehingga memiliki karakteristik dasar yang berbeda dengan individu pada umumnya. Gangguan Spektrum Autisme (GSA) memberikan pengalaman yang berbeda bagi individu autistik ketika berada di dalam lingkungan kerja. Perbedaan tersebut menimbulkan tantangan tersendiri untuk dapat berpartisipasi secara maksimal di lingkungan kerja. Penelitian ini dilakukan untuk memahami fenomena individu autistik di lingkungan kerja melalui pengalaman individu autistik selama berada di lingkungan kerja agar dapat mengidentifikasi lingkungan kerja yang sesuai dengan kebutuhan individu autistik. Narasumber penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu individu autistik yang memiliki pengalaman bekerja minimal 3 bulan. Wawancara dilakukan dengan 3 orang individu autistik (2 pria dan 1 wanita). Data yang diperoleh dari hasil wawancara dianalisis berdasarkan tahapan Colaizzi's Phenomenological Method. Tema-tema berdasarkan pernyataan bermakna disusun menjadi sebuah deskripsi untuk membangun pemahaman fenomena individu autistik di lingkungan kerja serta menjadi dasar identifikasi lingkungan kerja yang sesuai bagi individu autistik. Tema-tema yang diperoleh adalah autisme sebagai sebuah spektrum, makna bekerja bagi individu autistik, tantangan individu autistik di lingkungan kerja, cara bertahan individu autistik di lingkungan kerja, dukungan di lingkungan kerja. Kelima tema saling berkaitan untuk dapat memahami fenomena individu autistik di lingkungan kerja. Mengacu pada kelima tema tersebut ditemukan bahwa individu autistik membutuhkan modifikasi lingkungan fisik berkaitan dengan gangguan sensoris, fleksibilitas dalam bekerja dengan karakteristik pekerjaan yang sesuai, serta dukungan sosial di lingkungan kerja. Akomodasi lingkungan kerja perlu disesuaikan dengan kemampuan dan tingkat kesulitan individu autistik yang beragam.
Autistic individuals experience a brain development disorder so that they have different basic characteristics from individuals in general. These differences create challenges to be able to participate optimally, including in a work environment. This research was conducted to understand the phenomenon of autistics in the work environment through the experiences of autistics while in the work environment to identify a work environment that suits autistic individuals' needs. Informants were selected using a purposive sampling technique, namely autistic individuals with at least 3 months of work experience. Interviews were conducted with 3 autistics. The data obtained from the interview results were analyzed based on Colaizzi's Phenomenological Method stages. Themes based on meaningful statements are arranged into a description to build an understanding of autistics phenomenon in the work environment and become the basis for identifying a suitable work environment for autistics. The themes obtained are autism as a spectrum, the meaning of working, challenges for autistic individuals in the work environment, how to survive in work environment, support in the work environment. The five themes are interrelated to understand the phenomenon of autistic individuals in the work environment. It was found that autistic individuals need modification of the physical environment related to sensory difficulties, flexibility in working with appropriate job characteristics, and social support in the work environment. Work environment accommodation needs to be adjusted personally based on the abilities and difficulties of autistics.
Kata Kunci : lingkungan kerja, autisme, fenomenologi, work environment, autism, phenomenology