Laporkan Masalah

KONSEP PENDIDIKAN PERDAMAIAN DALAM SANGGAR ALAM YOGYAKARTA DITINJAU DARI FILSAFAT PENDIDIKAN PAULO FREIRE

MAYANG SARI N, Samsul Ma'arif M., S.Fil, M.A

2021 | Skripsi | S1 FILSAFAT

Penelitian yang berjudul "Konsep Pendidikan Perdamaian Sanggar Alam Yogyakarta dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Paulo Freire", dilatarbelakangi oleh permasalahan pendidikan di Indonesia terutama pada kurikulum pendidikan sekolah formal. Paulo Freie adalah salah satu tokoh pendidikan yang dalam analisa saya juga mengandung konsep perdamaian karena dalam upayanya untuk mengutamakan transformasi pendidikan dengan cara yang kontesktual sehingga berpotensi besar untuk dapat diterima oleh siapapun yang berpihak kepada pendidikan perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pembelajaran di Sanggar Alam Yogyakarta sebagai solusi terhadap permasalahan krisis pendidikan yang tidak merdeka di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang meliputi deskripsi, interpretasi, koherensi, holistika, idealisasi, dan refleksi penelitian pribadi. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap, mulai dari pengumpulan data, pengolahan data, hingga penulisan data. Sumber data yang diperoleh disusun secara sistematis dan terstruktur guna mengetahui nilai perdamaian dalam Konsep Pendidikan Perdamaian Sanggar Alam Yogyakarta. Hasil penelitian menyatakan bahwa, pertama krisis pendidikan yang terjadi bukan karena kurang tersebarnya sekolah formal di Indonesia, melainkan karena tidak adanya dialogis antara guru-murid dan juga karena adanya pemerataan kurikulum nasional sehingga membelenggu pengetahuan siswa di Indonesia. Kedua, sistem pembelajaran Sanggar Alam Yogyakarta mengupayakan konsep perdamaian dalam proses belajar-mengajar dengan menggunakan metode hadap-masalah Freire. Ketiga, dalam analisis perspektif Paulo Freire, terdapat konsep pendidikan perdamaian dalam unsur pembelajaran Sanggar Alam Yogyakarta, yaitu rekonsiliasi, merdeka dari ilusi kemenangan, dan kesadaran transformatif. Jika ditinjau dari hasil analisis ini, sistem pembelajaran Sanggar Alam Yogyakarta layak menjadi percontohan dalam kurikulum pendidikan sekolah formal agar upaya memerdekakan siswa dan mendamaikan hubungan antara guru-murid di seluruh Indonesia dapat tercapai.

The research entitled "The Concept of Peace Sanggar Alam Yogyakarta Education in the Perspective of Paulo Freire's Philosophy of Education", was motivated by educational problems in Indonesia, especially in the formal school education curriculum. Paulo Freie is one of the educational figures who, in my analysis, also contains the Philosophy of Education because in his efforts to prioritize the transformation of education in a contested way so that it has excellent potential to be accepted by anyone who favors independent education. This research aims to analyze the learning system in Sanggar Alam Yogyakarta to solve the education crisis that is not independent in Indonesia. This research uses library study methods that include description, interpretation, coherent, holistic, idealization, and personal research reflection. This research consists of several stages, ranging from data collection, data processing to data writing. The data sources obtained are arranged systematically and structured in order to know the peace in the concept of peace education Sanggar Alam Yogyakarta. The results stated that, firstly, the education crisis that occurred not because of the lack of formal schools in Indonesia, but because of the absence of dialogue between teachers and also because of the equality of the national curriculum so as to shackle the knowledge of students in Indonesia. Second, the learning system of Sanggar Alam Yogyakarta seeks the concept of peace in its teaching and learning process using Freire's problem-facing method. Third, in the analysis of Paulo Freire's perspective, there is a philosophy of education concept in the learning element of Sanggar Alam Yogyakarta, namely reconciliation, freedom from the illusion of victory, and transformatif awareness. If reviewed from the results of this analysis, sanggar Alam Yogyakarta learning system deserves to be a pilot in the formal school education curriculum so that efforts to free students and reconcile the relationship between teachers throughout Indonesia can be achieved.

Kata Kunci : Pendidikan Perdamaian, Filsafat Pendidikan, Sanggar Alam Yogyakarta/ Peace education, philosophy of education, Sanggar Alam Yogyakarta

  1. S1-2021-405661-abstract.pdf  
  2. S1-2021-405661-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-405661-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-405661-title.pdf