Analisis Stakeholder Dalam Pengelolaan Objek Wisata Gunung Beruk di Kabupaten Ponorogo
DWIKY RIDLO YUNARSO, Bowo Dwi Siswoko, S. Hut., M.A
2021 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTANStakeholder adalah individu atau kelompok yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh kebijakan atau keputusan dari suatu perusahaan. Keberhasilan suatu perusahaan ditentukan oleh Stakeholder yang terlibat di dalamnya, hubungan yang baik antar Stakeholder dapat meningkatkan keberhasilan suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Stakeholder, memetakan hubungan antar Stakeholder, dan mengetahui upaya pengembangan dalam pengelolaan Wisata Gunung Beruk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus, pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan penelitian ini diketahui ada 6 Stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan Wisata Gunung Beruk yaitu Pemerintah Desa, Perhutani, Karang Taruna, PokDarwis, BUMDes, dan LMDH. Stakeholder yang mempunyai pengaruh tinggi dan kekuatan tinggi yaitu Pemerintah Desa, Karang Taruna, PokDarwis, BUMdes, dan LMDH, sedangkan Stakeholder yang mempunyai pengaruh rendah dan kekuatan tinggi yaitu Perhutani. Upaya yang perlu dilakukan dalam pengelolaan Gunung Beruk yaitu mencari pihak-pihak yang dapat memberikan bantuan dana atau menjadi perantara antara Gunung Beruk dan investor, serta perlu adanya kaderisasi untuk meningkatan kualitas SDM di Desa Karangpatihan.
Stakeholders are people or groups who can influence and be influenced by the policies or decisions of the company. The success of a company determined by the Stakeholder involved, a good relationship between Stakeholders can increase the success of the company. This study aims to name Stakeholders, map the relationship between Stakeholders, and find the development efforts of Mount Beruk management. The method used in this research is a case study, data collection done by interviews, observation, and documentation. This research located in Karangpatihan Village, Balong District, Ponorogo Regency. Based on this research, there are 6 Stakeholders involved in Mount Beruk management, namely the Village Government, Perhutani, Karang Taruna, PokDarwis, BUMDes, and LMDH. Stakeholders who have high influence and powers are the Village Government, Karang Taruna, PokDarwis, BUMdes, and LMDH, while Stakeholders who have low influence and high power are Perhutani. The main problems in Mount Beruk management are lack of funds and lack of qualified human resources.
Kata Kunci : Stakeholder, Wisata Gunung Beruk, Ponorogo