Strategi Pemuda dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Sektor Pariwisata di Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
VIDDAARAINI NAFI'AH, Sidiq Hari Madya, S.Sos., M.Sc.
2021 | Skripsi | S1 SOSIOLOGIPembangunan pariwisata sejatinya menjadi salah satu potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Namun, sering kali pembangunan pariwisata mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan karena kurangnya keterlibatan masyarakat. Tidak jarang program pembangunan hanya menjadi sebuah wacana untuk kepentingan pemerintah saja. Akibatnya, masyarakat tidak mendapatkan manfaat dari pembangunan tersebut. Hal ini berbeda dengan kasus pembangunan pariwisata di Desa Bawuran yang justru diinisiasi oleh pemuda sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada pembahasan mengenai strategi pemuda untuk memberdayakan masyarakat supaya bersedia terlibat dalam pembangunan. Selain itu, penelitian ini melihat perubahan pada ekonomi, sosial dan budaya masyarakat Desa Bawuran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dikaji menggunakan teori struktural fungsional Talcott Parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui sosialisasi, penyadaran potensi dan pemberian pelatihan pada akhirnya mencapai pada penerimaan masyarakat, sehingga masyarakat bersedia terlibat dalam pembangunan. Adanya peran aktif masyarakat tersebut, akhirnya masyarakat mendapatkan manfaat dari pembangunan. Seperti menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan solidaritas masyarakat dan memunculkan kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya. Kegiatan tersebut juga dapat digunakan sebagai sarana promosi wisata dengan menunjukkan kekhasan daerah destinasi wisata untuk keberlanjutan pariwisata Desa Bawuran.
Tourism development is actually one of the potentials to improve the prosperity of local communities. However, tourism development often fails. This is due to a lack of community involvement. It is not uncommon for a development program to only become a discourse for development program often happened to only community did not benefit from this development. This is different from the case of tourism development in Bawuran Village which was actually initiated by local youth. Therefore, this study focuses on discussing youth strategies to empower communities to be willing to be involved in development. In addition, this study looks at the change on the economy, social and culture of the Bawuran Village community. This study used a qualitative research method with a case study approach and was studied using Talcott Parsons' functional structural theory. The results showed that through socialization, awareness of potentials and provision of training in the end it reached community acceptance, so that people were willing to be involved in development. With the active role of the community, eventually the community will benefit from development. Such as creating jobs, increasing community solidarity and the raising activities related to cultural preservation. This activity can also be used as a means of promoting tourism by showing the uniqueness of tourist destinations for the sustainability of Bawuran Village tourism.
Kata Kunci : Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Pemuda, Pariwisata Desa Bawuran