Laporkan Masalah

Analisis Penerimaan Manfaat (Benefit Incidence Analysis) Pada Program Subsidi Pangan dan Transfer Tunai: Temuan Dari Survei Aspek Kehidupan Rumah Tangga Indonesia, 2007 - 2014

FATAH FAUZAN, Elan Satriawan, M.Ec., Ph.D.; Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D.; Sekar Utami Setiastuti, S.E., M.Sc., Ph.D.

2021 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Dalam rangka mengentaskan kemiskinan, pemerintah menyelenggarakan program-program sosial yang ditujukan untuk menyejahterakan rumah tangga miskin maupun hampir miskin. Program-program sosial ini dapat berupa subsidi pangan atau transfer tunai. Secara umum, penyebaran manfaat dari program-program tersebut sudah tepat sasaran; sebagian besar penerima manfaat dari program-program tersebut merupakan rumah tangga miskin. Namun pada kenyataannya, sebagian manfaat dari subsidi pangan dan transfer tunai jatuh ke rumah tangga non-miskin. Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari tahu apakah penerimaan manfaat dari program-program sosial (Raskin dan BLT/BLSM) sudah sesuai dengan kriteria penerima manfaat yang telah direncanakan. Distribusi manfaat dari program sosial berdasarkan kelas sosio-ekonomi rumah tangga penerima manfaat akan dilihat lebih lanjut. Analisis penerimaan manfaat juga dihubungkan dengan lokasi geografis dan demografis rumah tangga, sehingga lokasi, status sosio-ekonomi, dan jumlah rumah tangga yang menerima manfaat dapat dilihat dengan jelas. Metode penelitian yang digunakan oleh penelitian ini mereplikasi Pritchett dkk. (2003). Rumah-rumah tangga sampel penerima manfaat akan dipilah berdasarkan kategori status sosio-ekonomi, yaitu pengeluaran per kapita dan perubahan pengeluaran per kapita. Rumah tangga penerima manfaat yang berasal dari kategori sosio-ekonomi tertentu akan dibandingkan dengan keseluruhan rumah tangga penerima manfaat, sehingga persentase rumah tangga dari kategori tertentu yang menerima manfaat dari program sosial dapat diketahui. Penelitian ini menemukan fakta bahwa masih terdapat adanya manfaat program sosial yang mengalami penerimaan yang salah sasaran. Terdapat cukup banyak manfaat bantuan sosial yang diterima oleh masyarakat non-miskin sehingga efektivitas program-program sosial tersebut dalam mengentaskan kemiskinan menjadi dipertanyakan. Besarnya nilai inclusion error pada program-program sosial menjadikan ketepatan sasaran penerimaan program-program sosial tersebut diragukan ketepatannya.

The government runs social programs in order to eradicate poverty. Some of these social programs are including but not limited to food subsidy or cash transfer. These programs are meant to be received solely by the poor only. Most of the times the benefit incidence of these programs falls on poor household. However, some of these programs fell into the non-poor households. This thesis explores whether the benefit incidence of food subsidy (hereinafter referred to as Raskin) and unconditional cash transfer (hereinafter referred to as BLT/BLSM) follows the predetermined guideline of households that are allowed to receive them. Benefit incidence analysis will also look upon for households' geographical location, so the location and socioeconomic status of those households can be clearly known. The research method replicates Pritchett et al. (2003). Households who receive social program benefits will be divided into several categories, based on their per capita expenditure and per capita expenditure changes. Benefit-receiving households who are from certain socioeconomic categories will be compared to the total number of households who receive each social program, so the percentage of households from certain categories who receive that social program can be known. This research found that there are benefits of social programs that fell into the wrong hands. There are a sizeable number of benefits that are received by non-poor households, making the poverty eradication efficacy of these social programs be questioned. The high number of inclusion errors on these programs also questions the targeting accuracy when these programs were planned.

Kata Kunci : analisis penerimaan manfaat, penerimaan manfaat statis, penerimaan manfaat dinamis, inclusion error, exclusion error, pengentasan kemiskinan, program sosial, subsidi pangan, transfer tunai, penargetan rumah tangga

  1. S1-2021-382011-abstract.pdf  
  2. S1-2021-382011-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-382011-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-382011-title.pdf