Laporkan Masalah

Sastrawan Kirdjomuljo dan aspek kesenirupaan pada karya-karyanya 1930-2000 :: Sebuah biografi

PURNAMA, Ika Yuni, Prof.Dr. R.M. Soedarsono

2002 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa

Penelitian ini mencoba menyajikan suatu biografi dari seorang penulis, Kirdjomuljo (1930-2000) yang terkenal luas sebagai penyair, penulis lakon dan penulis novel. Di samping itu, ia juga dikenal sebagai seorang pelukis yang sudah menghasilkan 40 lukisan. Untuk melaksanakan penelitian, penulis melakukan penelitian kepustakaan dan melakukan interview dengan bsberapa orang dan tokoh yang dipandang memaharni Kirdjomuljo. Dalam menyajikan keseluruhan hasil penelitian, penulis mengikuti suatu pedoman yang telah ditunjukkan oleh Ted Schwarz dalam bukunya yang berjudul The Complete Guide to Writing Biographies yang didalamnya menganjurkan penulis untuk menelusuri riwayat hidupnya dari rnasa kanak-kanak hingga tutup usia. Latar sosidl dan budayajuga diikutsertakan dalam analisis untuk melihat bahwa latar belakang itu telah ikut rnenopang daya cipta dan daya olahnya semasa hidupnya. Kirdjomuljo, seperti dikatakan oleh hampir semua responden, termasuk pengarang kelompok tahun 1950-an. Akan tetapi, ia terus menulis hingga akhir hayatnya. Puisinya banyak dibacakan pada lomba deklamasi dan pembacaan sajak; beberapa di antaranya diset dalam lagu oleh FX. Soetopo dan dinyanyikan pada lomba menyanyi lagu-lagu seriosa secara nasional. Lakon-lakonnya banyak dimainkan pada tahun 1950-an dan tahun 1960-an. Beberapa di antaranya di sutradarai oleh almarhum Umar Kayam. Lukisan karya IGrdjomuljo dapat ciikatakan sebagai hiasan, namun memiliki makna sastrawi. Ia menghabiskan banyak waktunya di tengah satu komunitas yang dikenal dengan nama “ Sanggar Bambu, 1959”. Di sana, ia berbagi pengalaman dengan teman-temannya: penyair, pencipta lagu, pelukis, aktor, sutradara, penulis lakon dan penulis cerita pendek. Interaksi estetik ini dapat dikatakan mematangkan bakatnya sehingga ia menjadi sastrawan terkemuka. Penelitian ini akhirnya juga mencoba mengungkap aspek kesenirupaan yang tersirat pada karya-karya puisi, lakon, dan novelnya. Ini menunjukkan bahwa karya sastranya menyajikan citra kesenirupaan sedangkan karya seni rupanya membisikkan suara lembut dari puisi-puisinya.

This research is an attempt to present a biography of a writer, Kirdjomuljo (1930-2000), who was renowned as a poet, a playwright and a novelist. In addition to those, he was also known as a painter who had created about 40 paintings. To carry the research, he present writer was doing a library research and conducting interview with people who were supposed to know much about the writer. In arranging the whole presentation, the present writer was to follow a path shown by Ted Schwarz in his book entitled The Complete Guide to Writing Biographies, in which the present writer should trace the author’s life story from his childhood until his death. The social and cultural setting in which the author lived was also included in the analysis so as to see that which supported the author’s creativity and creativeness during his life time. Kirdjomuljo, like most of respondents have said, belonged to the 50s. Yet, he kept writing until his death approached him. His poetry was much recited for poetry reading competitions and some were set I song by F.X. Soetopo and sung for the national “ seriosa” song competitions. His plays were much produced in the 50s and 60s and some of them were directed by the late Umar Kayam. His paintings belong to an abstract style with sometimes a line or a stanza of poetry used as ornament yet they are literarily significant. He spent much of his time living with a community called “Sanggar Bambu, 1959” where he shared his aesthetic experiences with poets, composers, artists, actors, directors, dramatists and short story writers. He learned a lot of experiences shared with him by his friends. The aesthetic interaction among them had maturized his craftsmanship to become a well known poet, playwright and novelist. The research is eventually an attempt, too, to show some aspects of fine arts reflected in his poems, play and novels. This show that his literarily works presenting softly-tone images of fine arts.

Kata Kunci : Biografi Sastrawan,Kirdjomuljo


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.