HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN AFEK DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA REMAJA TULI DAN NON-TULI
NINDYA ADITYANTI, Ira Paramastri, Dr., MSi., Psikolog
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan afek dengan kecemasan sosial pada remaja Tuli dan Non-Tuli. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kecemasan sosial, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah konsep diri dan afek. Subjek pada penelitian ini adalah 23 remaja Tuli yang berusia antara 13-21 tahun, dan 105 remaja Non-tuli yang berusia 15-18. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah skala Interaction Anxiousness Scale (IAS), skala Tennessee Self-Concept Scale (TCSC), dan skala The International Positive and Negatif Affect Schedule Short Form (I-PANAS-SF). Melalui penggunaan teknik analisis korelasi Spearman’s Rank Order, diperoleh hasil adanya hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan kecemasan sosial dengan jenis hubungan yang positif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa afek negatif memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kecemasan sosial. Sementara afek positif memiliki hubungan negatif dengan kecemasan sosial, namun hubungan tersebut tidaklah signifikan secara statistik. Melalui uji Mann-Whitney, ditemukan bahwa pada remaja Tuli dan Non-tuli, kecemasan sosial tidak terdapat perbedaan signifikan (p = 0.978, p < 0,05), afek positif dan afek juga tidak terdapat perbedaan signifikan (p = 0.107, p = 0,294; p < 0,05), namun konsep diri terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0.020, p < 0,05). Kondisi pandemi COVID-19 diduga merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan sosial pada kedua grup subjek.
The purpose of the present study was to compare deaf adolescents with that of hearing peers on aspects of social anxiety, self-concept and affect, and the correlation between self-concept, affect, and social anxiety of them. Participants were 23 deaf adolescents aged 13-21 years, and 105 hearing adolescents aged 15-18 years. The Interaction Anxiousness Scale (IAS) was used to measure the adolescents’ social anxiety, while Tennessee Self-Concept Scale (TSCS) was used to measure their self-concept, and the International Positive and Negative Affect Schedule Short Form (I-PANAS-SF) was used to measure their affect. There were statistically significant differences between the groups in their self-concept and their social anxiety, but there were no significant differences between their affect and their social anxiety. The finding suggest that social anxiety is positively correlated with self-concept and negative affect, but negatively correlated with positive affect. There was a strong indication that pandemic COVID-19 during which the data were collected might has influenced the aspect of social anxiety on both groups, hence there was no differences between them.
Kata Kunci : afek, kecemasan sosial, konsep diri, remaja, tuli.