Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narapidana Kasus Tipikor Dengan Pendetakan Architectural Determinism
JASMINE SOPHIA P, Dr. Eng. Nedyomukti Imam Syafi'i, ST, M.Sc
2021 | Skripsi | S1 ARSITEKTURKorupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menurunkan angka kasus korupsi adalah memasukkan narapidana kasus korupsi ke Lembaga pemasyarakatan. Salah satu Lembaga pemasyarakatan yang dijadikan menampung narapidana kasus korupsi adalah Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Bandung. Namun, sayangnya masih terjadi pelanggaran aturan yang disebabkan oleh suap dan korupsi di dalam Lembaga pemasyarakatan tersebut. Lembaga pemasyarakatan belum dapat berfungsi sebagai tempat untuk membina narapidana agar menjadi lebih baik dan siap untuk dikembalikan ke masyarakat. Salah satu solusi yang sudah sering dibicarakan dalam menangani narapidana yang sering kabur dan melanggar aturan adalah dengan membuat Lembaga pemasyarakatan khusus di pulau terpencil, seperti Nusakambangan. Selain itu, arsitektur pun dapat menjadi salah satu solusi atau pendorong dalam mengubah atau mengarahkan perilaku tertentu. Konsep architectural determinism dapat menjadi pendekatan yang digunakan dalam mendesain Lembaga pemasyarakatan, karena manusia dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya; termasuk oleh arsitektur.
Corruption is still a serious problem in Indonesia. One of the ways the Indonesian government has taken to reduce the number of corruption cases is to put inmates of corruption cases in prison. One of the correctional institution that has been made to accommodate inmates of corruption cases is the Sukamiskin Correctional Facility in Bandung. However, unfortunately there are still violations of the rules caused by bribery and corruption in the correctional institution. Correctional institutions have not been able to function as a place to foster prisoners to be better and ready to be returned to the community. One solution that has often been discussed in dealing with prisoners who often runaway and break rules is to create a special penitentiary on a remote island, such as Nusakambangan. In addition, architecture can also be one of the solutions or drivers in changing or directing certain behaviours. The concept of architectural determinism can be the approach used in designing correctional institutions, because humans can be influenced by the surrounding environment; including by architecture.
Kata Kunci : Lembaga Pemasyarakatan, Korupsi, Architectural Determinism