GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS YANG DIUKUR DENGAN KUISIONER EQ-5D-5L
CHANDRA MUZDHALIFA, Dr. apt. Dwi Endarti, M.Sc.
2019 | Skripsi | S1 FARMASIPenyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit peradangan paru yang berkembang dalam jangka waktu yang panjang. Penyakit ini menghalangi aliran udara dari paru-paru karena terhalang pembengkakan dan lendir atau dahak, sehingga penderitanya sulit bernafas. Sebagian besar penderita PPOK ini adalah orang-orang yang sudah lanjut usia, dan perokok. Keterbatasan aktivitas merupakan keluhan utama penderita PPOK yang sangat mempengaruhi kualitas hidup. Disfungsi otot rangka merupakan hal utama yang berperan dalam keterbatasan aktivitas penderita PPOK. Kualitas hidup yang baik pada pasien PPOK yang dapat mempertahankan fungsi dan kemampuan fisik secara maksimal dan dapat mempertahankan kesehatannya selama mungkin. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kualitas hidup pasien penyakit paru obstruktif kronis serta mengidentifikasi hubungan karakteristik pasien yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Survei dengan wawancara tatap muka yang dilakukan terhadap sejumlah 9 responden PPOK yang berkunjung ke Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada yang dilaksanakan dari bulan Agustus hingga Desember 2018 dan sejumlah 41 responden yang berkunjung ke Rumah Sakit Respira Bantul, Yogyakarta yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018 hingga Januari 2019. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner European Quality of Life-5 Dimensions- 5 Level (EQ-5D-5L) untuk mengetahui status kesehatan pasien pada lima dimensi yaitu kemampuan berjalan, perawatan diri, kegiatan sehari-hari, nyeri/ketidaknyamanan, dan kecemasan/depresi, kualitas hidup diukur dengan nilai utility. Pada penelitian ini didapatkan 50 pasien dengan health state terbanyak adalah 11111 (status kesehatan sempurna) sebanyak 83,7%. Dimensi yang terdapat permasalahan yang paling banyak dilaporkan responden adalah dimensi kecemasan/depresi (62,4%). Rata-rata nilai utility pasien penyakit paru obstruktif kronis sebesar 0,858 (SD=0,246) dan rata-rata nilai VAS sebesar 0,767 (SD=0,118). Tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien dengan kualitas hidup pasien penyakit paru obstruktif kronis. Kata Kunci: Kualitas Hidup, EQ-5D-5L, Penyakit Paru Obstruktif Kronik
Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) inflammation of pulmonary disease is develops in a long period of time. It blocking the flow of air from the lungs because obstructed swelling and mucus or phlegm, so the patient hyperventilating. The most of COPD were have elderly, and smokers. Limited activity are complaints of COPD main very affect quality of life. Skeletal muscle dysfunction is main activity had played a role in the limited COPD. Quality life in patients of COPD good that can sustain function and of physical health optimally and can retain for maybe. The purpose of this research for measuring the characteristic it. Used research design observational cross the sectional. The survey by interviews face to face rejection and 9 respondents COPD that visit to the hospital Academic Gadjah Mada University that was conducted from August to December 2018 and a number of 37 respondents who visit to the hospital Respira Bantul, Yogyakarta which was held on December 2018 until January 2019. An instrument used is the European quality of life-5 dimensions -5 questionnaire level to see the patient medical status in five dimensions the running ability care themselves, daily activities, pain/discomfort, depression and anxiety quality of life is measured with the utility value. In this study found patients with 46 patients with health state the most were 11111 (health status perfect). 89,1% as much as dimension that there is a problem that the most widely reported respondents were dimensiones pain/discomfort 36,9% as much as average score utility holding patients by chronic obstructive pulmonary disease 0,889 (primary = 0,243) vase and the average value of 0,767 (0,125) = there was no correlation between the characteristics of a patient with the quality of life of patients chronic obstructive pulmonary disease . Keyword: Quality of Life, EQ-5D-5L, Chronic Obstructive Pulmonary Disease.
Kata Kunci : Kualitas Hidup, EQ-5D-5L, Penyakit Paru Obstruktif Kronik