Pemanfaatan Fauna Situs Gunungwingko Berdasarkan Identifikasi Ulang Sisa Fauna
FAIZ ABDURRAHMAN, Dr. Anggraeni, M.A.
2021 | Skripsi | S1 ARKEOLOGIPenelitian yang berjudul Pemanfaatan Fauna Situs Gunungwingko Berdasarkan Identifikasi Ulang Sisa Fauna ini merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengidentifikasi ulang temuan sisa fauna yang tidak terdata dalam penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan data dari penggalian tahun 1976 yang dilakukan oleh Balai Arkeologi D.I.Yogyakarta di Situs Gunungwingko. Berdasarkan penelitian terdahulu, terdapat dua permasalahan yang diangkat. Pertama, perbedaan hasil identifikasi antara penelitian ini dengan penelitian sebelumnya. Kedua, bagaimana pemanfaatan fauna yang dilakukan oleh masyarakat pendukung Situs Gunungwingko. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang jenis fauna yang dimanfaatkan oleh pendukung Situs Gunungwingko di masa lalu. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini dimulai dari klasifikasi jenis temuan, identifikasi osteologi, taksonomi, dan NISP. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan hasil identifikasi dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menemukan 12 jenis fauna baru yang tidak teridentifikasi sebelumnya, yaitu Achatina fulica, Meretrix meretrix, porifera, crustacea, echinoidae, Amyda sp., selachimorpha, squamata, ophidia, Bubalus sp, Felis sp., Panthera tigris. Habitat fauna yang dieksploitasi kemungkinan terbentuk di sekitar situs. Di samping itu, pendukung Situs Gunungwingko juga memanfaatkan tulang dan gigi untuk membuat artefak. Temuan artefak tulang yang sebelumnya belum tercatat berupa tulang yang menunjukkan sayatan dan lancipan, sedangkan artefak yang terbuat dari gigi fauna berupa calon alat dan peluit. Keberadaan peluit dalam deposit hunian Gunungwingko (lapisan budaya ke IV) menjadi temuan yang signifikan karena merupakan temuan pertama di Indonesia.
The study, entitled The Utilization of Gunungwingko Site Fauna Based on Re-Identification of Remaining Fauna, is a study conducted to re-identify the findings of fauna remains that were not recorded in previous studies. This study uses data from excavations in 1976 carried out by the Balai Arkeologi D.I.Yogyakarta at Gunungwingko Site. Based on previous research, there are two problems raised. First, the difference between the identification results of this study with previous research. Second, how the fauna utilization by the community support Gunungwingko Site. The purpose of this study was to obtain an overview of the types of fauna used by supporters of the Gunungwingko Site in the past. The methods applied in this research started from the classification of findings type, identification of osteology, identification taxonomy, and NISP analysis. The results of this study found 12 new fauna species that were not previously identified, namely Achatina fulica, Meretrix meretrix, sponges, crustaceans, Echinoidea, Amyda sp., Selachimorpha, Squamata, Ophidia, Bubalus sp, Felis sp., Panthera tigris. The habitats of exploited fauna may form around the site. Besides, supporters of the Gunungwingko Site also make use of bones and teeth to make artifacts. The previously unrecorded bone artifact findings consist of bones showing incisions and insertions, while the artifacts made of fauna teeth are tool candidates and whistles. The existence of a whistle in the Gunungwingko residential deposit ( IV cultural layer) is a significant finding because it is the first in Indonesia.
Kata Kunci : Pemanfaatan fauna, identifikasi ulang, Situs Gunungwingko