Laporkan Masalah

Peran Efikasi Diri Ayah dan Kepuasan Pernikahan Terhadap Keterlibatan Ayah yang Menjalani Commuter Marriage

CAMILA FARUQ, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc, Ph.D., Psikolog

2020 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

Commuter Marriage adalah fenomena yang diprediksikan akan terus meningkat. Kurangnya waktu yang dihabiskan bersama berpotensi menyebabkan Ayah menjadi kurang terlibat dalam pengasuhan anak. Penelitian terdahulu menemukan bahwa keterlibatan Ayah dalam pengasuhan banyak dipengaruhi oleh efikasi diri Ayah dan kepuasan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan efikasi diri Ayah dan kepuasan pernikahan terhadap keterlibatan Ayah yang menjalani Commuter Marriage. Subjek penelitian adalah 125 Ayah yang tidak tinggal bersama dengan istri dan anak selama minimal 3 hari dalam seminggu dan telah berlangsung selama minimal 1 bulan. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda. Alat ukur yang digunakan berupa skala keterlibatan Ayah dalam pengasuhan jarak jauh, Skala Fathering Self Efficacy (Sevigny, 2016) dan Skala Satisfaction with Marital Life (Johnson et al, 2006). Hasil menujukkan bahwa efikasi diri ayah dan kepuasan pernikahan secara bersama-sama berperan terhadap keterlibatan Ayah yang menjalani Commuter Marriage dalam pengasuhan anak.

Commuter Marriage is a phenomenon which is predicted to continue to increase. Lack of time spent together which causes fathers to become not involved in childcare. Previous research has found that father involvement in parenting is largely inspired by self-efficacy and marital satisfaction. This study aims to measure the role of father self-efficacy and marital satisfaction on the involvement of fathers who undergo Commuter Marriage. The research subjects were 125 fathers who did not live with their wives and children for at least 3 days a week and had been there for at least 1 month. The research was conducted with quantitative methods using multiple regression analysis. Measuring instruments used in the form of a scale of fathers' interactions in distance care, the Fathering Self Efficacy Scale (Sevigny, 2016) and the Satisfaction Scale with Marital Life (Johnson et al , 2006). The results show that father self-efficacy and marital satisfaction together have impacted the involvement of fathers undergoing Commuter Marriages in childcare.

Kata Kunci : Commuter Marriage, Efikasi Diri Ayah, Kepuasan Pernikahan, Keterlibatan Ayah

  1. S2-2020-418837-abstract.pdf  
  2. S2-2020-418837-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-418837-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-418837-title.pdf