Pengaruh Work Engagement dan Kepuasan Penghasilan terhadap Kompetensi Kerja Pegawai di PT.X
WARDHA SALSABIELA, Galang Lufityanto, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog
2021 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESIPegawai berkinerja unggul adalah unsur penting tercapainya perusahaan berkinerja unggul. Kompetensi kerja akan menjadi modal dasar tercapainya kinerja maksimal pegawai. Diantara elemen-elemen yang mempengaruhi kompetensi kerja, motivasi dianggap sebagai elemen yang paling penting. Work engagement dan kepuasan penghasilan dianggap memiliki konsep memotivasi yang dibutuhkan dalam kompetensi kerja. Penelitian ini memanfaatkan data yang sudah dimiliki oleh perusahaan (data sekunder) yang berdasarkan hasil survei work engagement, survei kepuasan penghasilan dan kompetensi kerja pegawai oleh penilaian atasan, dengan 920 subjek yang merupakan pegawai PT.X pada bisnis retail. Hasil menunjukkan bahwa work engagement dan kepuasan pada penghasilan bersama-sama terbukti signifikan memberi pengaruh positif terhadap perubahan pada kompetensi kerja pegawai (R2= 0.00402,p= <.001), dengan peran yang lemah. Pada bobot peran kepuasan penghasilan terhadap kompetensi kerja pegawai individu lebih tinggi (beta=0.121,p=0.002) dibandingkan peran work engagement terhadap kompetensi kerja pegawai (beta=0.105,p=0.008). Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak cukup hanya mengandalkan motivasi, namun perlu memastikan bahwa pegawai cukup memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait peran jabatannya untuk mendukung kompetensi kerjanya.
Employees with superior performance is the crucial element in achieving a superior performing company. Work competence will become the basic asset for the achievement of employee's maximum performance. Among the elements that affect work competence, motivation is considered as the crucial element. Work engagement and pay satisfaction are considered as having the motivating concept required in work competence. This study used the existing data owned by the company (secondary data) which are based on the results of work engagement survey, pay satisfaction survey, and employee's work competence by supervisor's rating, with total of 920 employees in retail-core business in PT. X as subjects. The result revealed that work engagement together with pay satisfaction had significant positive effect on employee's work competence (R2=0.00402,p=<.001), but the contribution is so weak. And pay satisfaction (beta=0.121,p=0.002) could raise employee's work competence greater than work engagement (beta=0.105,p=0.008). The conclusion from this study is not only motivation, but also depend on the sufficient of knowledge and skills of employee's job-roles to support employee's work competence.
Kata Kunci : kepuasan penghasilan,kompetensi kerja,pay satisfaction,work competence,work engagement