IMPLEMENTASI ASAS INTEGRASI UNDANG-UNDANG NO 23 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KOTA SEMARANG
BRIANANDA RAMADYA R, Dr. Yulkarnain Harahap,S.H.,M.Si.
2021 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa implementasi dari asas integrasi Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kota Semarang dan untuk mengetahui hambatan yang dialami BAZNAS Kota Semarang dalam menjalankan pengelolaan zakat yang berasaskan integrasi serta menjelaskan strategi yang dilakukan BAZNAS Kota Semarang dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif empiris dengan menggali fakta-fakta yang ada di lapangan dan mengumpulkan data-data dari berbagai literatur dan melakaukan wawancara dengan pihak-pihak yang melaksanakan penerapan dari asas integrasi dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Kota Semarang. Hasil penelitian hukum ini menunjukan bahwa dalam menjalankan proses pengelolaan zakat BAZNAS Kota Semarang telah menerapkan asas integrasi. Hal ini terbukti dengan proses pengumpulan yang selalu melibatkan UPZ dan LAZ yang ada di Kota Semarang sehingga dalam waktu 3 (tiga) tahun terakhir hasil pengumpulan zakat selalu mengalami peningkatan dengan diimbangi pendistribusian dan pendayaagunaan zakat yang selaras dari hasil pengumpulan zakat di Kota Semarang. Pengelolaan zakat yang terintegrasi di wilayah Kota Semarang akan menciptakan pengelolaan yang rata, adil dan mensejahterakan masyarakat.
This legal research aims to analyze the implementation of the principle of integration of Law Number 23 Year 2011 concerning Zakat Management in the Semarang City BAZNAS and to find out the obstacles experienced by the Semarang City BAZNAS in carrying out zakat management based on integration and to explain the strategies carried out by the Semarang City BAZNAS in overcoming obstacles. The research method used is empirical normative by exploring facts in the field and collecting data from various literatures and conducting interviews with parties who implement the application of the principle of integration in zakat management at BAZNAS Semarang City. The results of this legal research indicate that in carrying out the process of managing zakat BAZNAS Semarang City has implemented the principle of integration. This is proven by the collection process which always involves UPZ and LAZ in the city of Semarang so that in the last 3 (three) years the results of zakat collection have always increased, balanced with the distribution and utilization of zakat that is in line with the results of zakat collection in Semarang City. Integrated management of zakat in the city of Semarang will create management that is equitable, fair and prosperous for the community.
Kata Kunci : Implementasi, Asas Integrasi, Pengelolaan Zakat, Amil Zakat, Implementation, Integration principle, Zakat management, Amil Zakat