Perkembangan Lanskap Budaya Area Pesanggrahan Rejowinangun Tahun 1872 Hingga 2014 dalam Konteks Keruangan Sungai Gadjah Wong
ERWANDO ABADI, Drs. J. Susetyo Edy Yuwono, M.Sc
2021 | Skripsi | S1 ARKEOLOGIPermasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan lanskap area Pesanggrahan Rejowinangun. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi area Pesanggrahan Rejowinangun mulai dari tahun 1872 hingga tahun 2014 dengan memberikan gambaran tentang kronologi dan memahami perkembangan yang terjadi di area Pesanggrahan Rejowinangun dalam hubungan keruangan dengan Sungai Gadjah Wong. Metode penilitian yang dilakukan bersifat deskriptif analitis, dengan penalaran induktif. Peta kuno dan peta situasional situs digunakan untuk analisis spasial, pola keruangan dan proses keruangan dengan ditambahkan data survei lapangan. Interpretasi dari analisis dilakukan pada tiap peta yang di digit kemudian digabungkan dan disimpulkan untuk mendapatkan jawaban dari masalah yang diangkat. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa perubahan yang terjadi di area Pesanggrahan Rejowinangun yang dapat dikenali melalui peta digitasi atau secara langsung. Perubahan bisa berupa pengurangan, penambahan, atau hilangya bagian dari pesanggrahan, serta keterkaitan antara Pesanggrahan Rejowinangun dan Sungai Gadjah Wong. Penelitian ini juga menunjukkan perkembangan permukiman di area Pesanggrahan yang dipengaruhi oleh 4 faktor. Faktor tersebut antara lain adalah faktor historis, faktor geografis, faktor ekonomi, dan faktor budaya.
This research discusses on development of cultural landscape in Pesanggrahan Rejowinangun. The purposes of this research are to understand the condition of the Pesanggrahan Rejowinangun area from 1872 to 2014 by providing chronology overview and understand the developments that have occurred in the Pesanggrahan Rejowinangun area in spatial relations with the Gadjah Wong River. Method used in this research is an analytical descriptive method with inductive reasoning. Old and situational site maps were used for spatial analysis, spatial pattern analysis, and spatial process analysis with addition of field survey data. Interpretation from each analysis conducted on each digitized map, which then combined and concluded to acquire answer for the research problem. The result of this research showed several changes occured in Pesanggrahan Rejowinangun area which can be recognized through digitized map or direct observation. These changes including reduction, addition, or disappearance of parts of Pesanggrahan Rejowinangun. Correlation between Pesanggrahan Rejowinangun and Gadjah Wong River followed by drainage infrastructure. This research also showed settlement development in pesanggrahan area affected by 4 factors. These factors are historical factor, geographical factor, economical factor, and cultural factor.
Kata Kunci : Pesanggrahan, Rejowinangun, Sungai, Gadjah Wong, Lanskap, Pesanggrahan, Rejowinangun, River, Gadjah Wong, Landscape