Laporkan Masalah

Analisis Komparatif Daya Saing Usaha Tani Padi Peserta PHT dan Non-PHT Lanskap di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas

RIDYA NASTITIE, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc; Sugiyarto, S.P., M.Sc.

2021 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keunggulan kompetitif usaha tani padi peserta PHT lanskap dan non PHT lanskap di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas; (2) mengetahui keunggulan komparatif usaha tani padi peserta PHT lanskap dan non PHT lanskap di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas; (3) membandingkan daya saing usaha tani padi peserta PHT lanskap dengan usaha tani non PHT lanskap menggunakan matriks penilaian daya saing. Penentuan lokasi pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang terdiri dai 30 orang petani peserta PHT lanskap dan 30 orang petani non peserta PHT lanskap. Metode analisis yang digunakan adalah Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil yang diperoleh adalah (1) usaha tani yang dilakukan oleh peani peserta PHT lanskap dan petani non peserta PHT lanskap di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas memiliki keunggulan kompetitif yang ditujukkan dengan nilai PCR 0,43 untuk petani peserta PHT lanskap dan 0,38 untuk petani non PHT lanskap; (2) usaha tani yang dilakukan oleh petani peserta PHT lanskap dan petani non PHT lanskap di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas memiliki keunggulan komparatif ditunjukkan dengan nilai DRCR sebesar 0,41 untuk petani peserta PHT lanskap dan 0,36 untuk petani non PHT lanskap; (3) usaha tani yang dilakukan oleh petani peserta PHT lanskap dan non PHT lanskap memiliki daya saing yang sangat tinggi.

This research aims to (1) determine the competitive advantages of rice farming conducted by participant and non-participant of Integrated Pest Management (IPM) in Pliken Village, Kembaran District, Banyumas Regency; (2) determine the comparative advantages of rice farming conducted by participant and non-participant of Integrated Pest Management in Pliken Village, Kembaran District, Banyumas Regency; (3) comparing the competitiveness of rice farming between participant and non-participant of Integrated Pest Management using a competitiveness assessment matrix. Location of research was determined by purposive sampling with total of 60 respondents consisting of 30 farmers who participated in IPM and 30 farmers who didn't participated in IPM. The analytical method used is Policy Analysis Matrix (PAM). The results obtained are (1) farming carried out by farmers who participating in IPM and non-participating farmers in Pliken Village, Kembaran District, Banyumas Regency has a competitive advantage which is shown PCR values, 0.43 for IPM participating farmers and 0.38 for non-participating farmers; (2) Farming carried out by IPM participating farmers and non-participating farmers in Pliken Village, Kembaran District, Banyumas District, has a comparative advantage indicated by DRCR value, 0.41 for farmers participating in IPM and 0.36 for non-participating farmers; (3)farmers who participate in IPM and non-participating farmers have very high competitiveness.

Kata Kunci : analiis daya saing, PHT lanskap, PAM, keunggulan kompetitif, keunggulan komparatif

  1. S1-2020-349998-abstract.pdf  
  2. S1-2020-349998-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-349998-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-349998-title.pdf